IST DITANGKAP : Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Ersada Sitepu (kiri kaos garis-garis) bersama buser menangkap dua pelaku penganiayaan pelajar hingga tewas.
IST FOR RADARDEPOK
DITANGKAP : Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Ersada Sitepu (kiri kaos garis-garis) bersama buser menangkap dua pelaku penganiayaan pelajar hingga tewas.

DEPOK–Setelah sepekan diburu anggota buser Polsek Cimanggis, Depok. Dua tersangka pembacok Mohammad Januar Rizki siswa Kelas XI SMK Karya Nugraha, tertangkap, Jumat (9/2) dinihari. Penangkapan kedua tersangka sampai pengejaran ke Ciamis.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Sunarto mengatakan, tersangka RYK dan IA masing-masing pelajar kelas 2 SMK, dibekuk anggota buser pimpinan Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Ersada Sitepu di Desa Salakarya Dusun Hilir Sukadana, Ciamis, Jawa Barat.

“Pelaku menyebabkan korban Muhammad Januar Rifki warga RT03/RW05 Kelurahan Sukamaju, Cilodong tewas dicelurit mengenai kepala korban,” ujarnya kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Untuk motif sementara, pelaku dengan korban terlibat tawuran. “Pelaku oleh tim sedang dalam perjalanan dibawa ke Polsek Cimanggis,” ungkapnya.

Sebelumnya, aksi tawuran di Simpang Cilangkap, Kecamatan Tapos, Jumat (2/1) memakan korban jiwa. Korban adalah Mohammad Januar Rizki (17), siswa Kelas XI SMK Karya Nugraha. Ia juga tercatat sebagai warga RT03/RW05 Kelurahan Sukamaju, Cilodong.

Kepala SMK Karya Nugraha, Sukmayana mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban dan beberapa orang temannya berangkat sekolah menggunakan angkot. Tiba-tiba di tengah kemacetan di Simpang Cilangkap, Kecamatan Tapos, tiba-tiba ada anak sekolah lain dengan sengaja meludahi korban. “Di tengah kemacetan ada anak sekolah lain dengan sengaja meludahi korban,” kata Sukmayana.

Tidak terima diperlakukan demikian, akhirnya korban dengan beberapa temannya memilih turun dari kendaraan umum yang mereka tumpangi. “Sempat terjadi cekcok mulut antara korban dengan pelaku,” kata Sukmayana.

Namun, tiba-tiba pelaku langsung mengeluarkan celurit dari tasnya, dan langsung menyabetkan ke kepala korban. “Korban mengalami luka bacok di kepala bagian kanan, dengan mendapatkan lima jahitan,” kata Sukmayana.

Namun, karena luka yang cukup dalam akhirnya korban sempat mendapat perawatan di rumah sakit Bina Husada, Cibinong, Kabupaten Bogor. “Namun sayang nyawa korban tidak tertolong, hingga akhirnya meninggal, Senin (5/2),” ujar Sukmayana.(hmi/cr2)