IST SUMBANGAN: FKK RW11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji memberikan bantuan kepada warga Kota Depok dan Jakarta yang terkena banjir.
IST
SUMBANGAN: FKK RW11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji memberikan bantuan kepada warga Kota Depok dan Jakarta yang terkena banjir.

DEPOK – Forum Komunikasi Komplek (FKK) RW11, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji mengadakan penggalangan dana dan menyalurkannya untuk warga yang terkena bencana banjir yang berlokasi di kawasan Kota Depok dan DKI Jakarta.

Ketua FKK RW11, Kelurahan Tanah Baru, Silvia Andalia El Banna mengatakan, bantuan diberikan ke kawasan Jalan H Juanda, RT03/03, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji. Di lokasi tersebut, ada dua rumah warga yang tekena longsor, karena dampak dari banjir, yaitu rumah Namin dan Nawiyah. Mereka diberikan bantuan dana sebesar Rp2 juta, makanan, minuman, dan bahan bangunan (semen).

“Kerugian warga yang terkena banjir dan longsor adalah mesin cuci, pakaian, alat-alat dapur, dan akses jalan warga,” ucapnya.

Setelah dari kawasan Kota Depok, pemberian bantuan dilanjutkan dengan pemberian bantuan ke kawasan DKI Jakarta, yakni di kawasan RT11/06, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu. Di lokasi tersebut ada 90 kepala keluarga (KK) yang terkena dampak banjir dan tergenang air. Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diberikan yakni, pakaian layak pakai, makanan, minuman, obat-obatan, alat kebersihan, alat penerangan, dan diapers.

“Kami memberikan bantuan, di daerah yang memang menjadi kespekatan untuk diberikan bantuan,” terangnya.

Tidak hanya itu, dengan sumbangan bantuan yang terus berdatangan, bantuan terus dilanjutkan dengan memberikan bantuan ke warga RT12/6, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu. Dalam kelanjutan kegiatan sosial tersebut, bantua yang diberikan adalah mi instan, minyak goreng, diapers, pakaian dalam anak, dan pembalut wanita.

“Selain memberikan bantuan kepada warga yang terkena bencana, ada juga pemberian Al Quran untuk MTSN 23 yang tidak jauh dari lokasi pemberian bantuan di kawasan Jakarta,” tuturnya. (peb)