RICKY/RADAR DEPOK LOLOS: Sekjen DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Totok Sardjono saat mengambil dokumen usai Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi hasil penelitian administrasi dan verifikasi faktual partai politik calon peserta Pemilu tahun 2019 tingkat Kota Depok, Kamis (8/2).
RICKY/RADAR DEPOK
LOLOS: Sekjen DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Totok Sardjono saat mengambil dokumen usai Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi hasil penelitian administrasi dan verifikasi faktual partai politik calon peserta Pemilu tahun 2019 tingkat Kota Depok, Kamis (8/2).

DEPOK Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengaku tidak heran ketika KPU Kota Depok menyatakan partainya lolos pada Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi hasil Penelitian Administrasi dan Verifikasi Faktual Partai Politik Calon Peserta Pemilu tahun 2019 tingkat Kota Depok, Kamis (8/2). Pasalnya, seluruh tahapan dikerjakan secara bergotongroyong oleh seluruh pengurus dan kader.

“Ini bukti bahwa kami memang solid. Seluruh tahapan dikerjakan bersama-sama. Tentunya yakin lolos sejak awal. Bahkan, saat verifikasi faktual ke kantor DPC tidak membutuhkan waktu lama, lebih lama fotocopy dokumennya malah,” kata dia kepada Radar Depok, kemarin

Menurut pria yang akrab disapa HTA tersebut, hal ini tentu menjadi modal penting bagi PDI Perjuangan Kota Depok untuk menghadapi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jabar 2018 dan juga Pemilihan Umum (Pemilu) pada 2019. “Saya berkeyakinan, ketika seluruh mesin partai bekerja dan ikhlas menjalankannya, apapun akan kami menangkan,” papar HTA.

Yang membanggakan dirinya, sambung HTA, untuk pembuatan posko hingga mencetak banner pasangan Mayjen TNI (Purn) TB. Hasanuddin dan Irjen pol (Purn) Anton Charliyan yang kerap disebut Hasanah (Hasanudin-Anton Amanah) pun dikerjakan secara gotongroyong dan ikhlas.

“Rumah-rumah pengurus struktural yang bersedia dijadikan posko relawan, banyaknya relawan yang bergabung. Ini bentuk ikhtiar kami untuk memenangkan kang Hasan dan kang Anton menjadi pemimpin di Jabar,” kata HTA.

Terkait Hari Pers Nasional (HPN) 2018, HTA yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Depok ini mengharapkan agar  insan-insan pers menjadi semakin profesional. Pemberitaan yang disuguhkan pun harus menjaga kode etik, baik dalam penulisan maupun penyampaiam berita.

“Insan pers harus semakin profesional dalam tugas pemberitaannya, dan menjadi salah satu pilar demokrasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” harap HTA.

Dalam penyampaiam berita harus berdasarkan data dan fakta. Agar terjamin keakurasian isi berita, karena akan dibaca pembaca dan harus bisa dipertanggungjawabkan.

Selain itu, HTA menambahkan, insan pers di Kota Depok semakin maju dan berkembang. Ia yakin insan pers yang profesional di Depok dapat menjaga kualitas berita untuk disuguhkan ke masyarakat. “Selamat hari pers Nasional, semoga insan pers terus maju dan ikut serta dalam mengawal pembangunan di Kota Depok,” tutupnya. (cky)