NETIZEN FOR RADAR DEPOK DIPERIKSA : Polresta Depok sudah mulai agresif mendindak dua jenis kendaraan tersebut yang melintas jalur cepat di Jalan Margonda raya, kemarin.
NETIZEN FOR RADAR DEPOK
DIPERIKSA : Polresta Depok sudah mulai agresif mendindak dua jenis kendaraan tersebut yang melintas jalur cepat di Jalan Margonda raya, kemarin.

DEPOK – Mulai hari ini angkot dan kendaraan roda dua jangan sekali-kali melintasi jalur cepat Jalan Margonda Raya. Keladinya kemarin, Polresta Depok sudah mulai agresif mendindak dua jenis kendaraan tersebut. Terbukti, saat razia kedapatan beberapa kendaaran yang kena tilang.

Kasatlantas Polresta Depok, Kompol Sutomo menyebutkan, sudah menerapkan aturan yang melarang sepeda motor dan angkot melintas di Jalur Cepat mulai Senin (5/1). “Kami sudah menurunkan anggota Senin (5/1), kemarin. Guna mengatur lalu lintas di Jalan Margonda Raya,” kata Kompol Sutomo kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia mengatakan, pengendara sepeda motor dan angkot diwajibkan menggunakan jalur lambat atau jalur paling kiri. Pihaknya, juga mengaku telah bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Depok untuk menambah rambu-rambu lalu lintas, agar para pengendara sepeda motor dan angkot mematuhi rambu-rambu tersebut.

Namun, jika masih ada angkot dan pengendara motor yang menggunakan jalur cepat. Dia tidak segan-segan untuk menilang pelanggar  tersebut. “Kalau masih ada yang melanggar kami akan tilang,” tegas Kompol Sutomo.

Terkait peraturan tersebut, Sutomo menyampaikan telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu sejak akhir 2017, berupa pemasangan spanduk atau banner yang mewajibkan sepeda motor dan angkot menggunakan jalur lambat.

Ia berharap, jika motor dan angkot sudah melintas di jalur lambat, kemacetan di Jalan Margonda, khususnya ketika Sabtu dan Minggu, bisa berkurang. “Saya berharap dengan ini menerapkan aturan tersebut kemacetan di Jalan Margonda bisa terurai,” pungkas Sutomo. (cr2)