RICKY/RADAR DEPOK PEDULI LINGKUNGAN : Anggota Sekber Sahabat Ciliwung bersama DLHK dan Siswa SMA berfoto jeda Pengarungan Sungai Ciliwung di Pos Pantau Ciliwung Ratujaya RW06 Kelurahan Ratujaya, Cipayung.
RICKY/RADAR DEPOK
PEDULI LINGKUNGAN : Anggota Sekber Sahabat Ciliwung bersama DLHK dan Siswa SMA berfoto jeda Pengarungan Sungai Ciliwung di Pos Pantau Ciliwung Ratujaya RW06 Kelurahan Ratujaya, Cipayung.

 Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2018, Sekretariat Bersama (Sekber) Sahabat Ciliwung mengajak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) dan siswa SMA untuk patroli mengarungi Sungai Ciliwung.

LAPORAN : Ricky Juliansyah

Menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup dan ekosistem di dalamnya terkadang harus melakukan observasi serta turun langsung ke lokasi yang dimaksud.

Melalui jadwal Patroli Sungai Ciliwung, Minggu 30 Januari kemarin, penggiat lingkungan dari Sekber Sahabat Ciliwung mengajak DLHK dan siswa SMA mengarungi sungai purba yang membelah kota sejuta belimbing menjadi dua bagian.

Di awali dengan berkumpul di Sekretariat Yayasan Sahabat Ciliwung di RW04 Kelurahan Ratujaya, Cipayung. Rombongan dari DLHK dan siswa SMA serta anggota Sekber Sahabat Ciliwung bergegas ke Jembatan Biru Citayam di Kelurahan Pondok Jaya, Cipayung.

Dijadwal yang telah ditetapkan, mereka memulai rute keberangkatan dari Jembatan Biru Citayam – Cilawet – Pos Pantau Ciliwung Ratujaya – jembatan Panus – Kebogerang – Kancil Pondok Cina – Dermaga Serenganseng sawah..

“Kami mengajak siswa SMA untuk mengenal Ciliwung dari dekat. Ini loh Ciliwung dan kondisinya sekarang. Tujuannya agar menumbuhkan kesadaran mereka untuk peduli dan mau bersama-sama penggiat lingkungan melestarikan Sungai Ciliwung,” kata Koordinator Sekber Sahabat Ciliwung, Hidayat.

Bapak dua orang anak ini menjelaskan, kegiatan ini masuk dalam rangkaian memperingati HPSN 2018 dan dalam upaya membebaskan sungai, khususnya di Sungai Ciliwung bebas dari sampah dan limbah.

Upaya itu pun tidak hanya dilakukan di Kota Depok. Bahkan, Hidayat didaulat menjadi narasumber kepada 1.500 anak di Bandung saat memperingati HPSN 2018 bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Kata Dayat, kegiatan edukasi yang mengangkat tema ‘Gembira Bersama Kelola Sampah Menuju Hidup Bersih dan Sehat” ini melibatkan lebih dari 1.500 anak-anak sekolah yang berasal dari 10 sekolah adiwiyata nasional, perwakilan SD, SMP, SMA, juga berbagai komunitas, duta lingkungan, praktisi penggiat daur ulang, perguruan tinggi, serta dunia usaha yang memiliki program pengelolaan sampah dan asosiasi daur ulang plastik.

“Alhamdulillah, kami dari Sahabat Ciliwung diberikan kesempatan dan dipercaya mengisi materi sekolah sungai, yakni water rescue dan Arung Edukasi Sungai. Kami juga diberikan tempat untuk membuka stand pameran,” ucap Dayat. (*)