PEBRI/RADAR DEPOK LOMBA: Salah seorang siswa sedang mengikuti mata lomba sajak dalam kegiatan Pasanggiri tingkat Kecamatan Sawangan di SD Muhammadiyah Sawangan, Kamis (8/2).
PEBRI/RADAR DEPOK
LOMBA: Salah seorang siswa sedang mengikuti mata lomba sajak dalam kegiatan Pasanggiri tingkat Kecamatan Sawangan di SD Muhammadiyah Sawangan, Kamis (8/2).

DEPOK – Lomba Pendidikan di tingkat Kecamatan Sawangan terus bergulir, kini giliran seni dan budaya sunda yang ambil bagian, yakni dalam Lomba Pasanggiri. Lomba yang digelar di SD Muhammadiyah Sawangan tersebut, ada lima mata lomba, yakni Aksara Sunda, Pupuh, Sajak, Ngadongeng, dan Kawih.

Koordinator Pasanggiri Kecamatan Sawangan, Dahliawati mengatakan, ini adalah rangkaian dari Lomba Pendidikan di tingkat Kecamatan Sawangan. Jadi, di Pasanggiri ini, akan dicari siswa yang akan menjadi wakil tingkat Kecamatan Sawangan, dan akan berlomba di tingkat Kota Depok, melawan perwakilan dari kecamatan lainnya di Kota Depok.

“Berbeda dengan Lomba Pendidikan yang lainnya, untuk Pasanggiri, tingkat lombanya hanya sampai di tingkat Provinsi Jawa Barat saja,” ucapnya kepada Radar Depok.

Dahliawati menuturkan, Pasanggiri sangat berguna untuk pendidikan siswa, dan meningkatkan kecintaannya terhadap seni dan budaya asli dari Indonesia. Karena, Pasanggiri adalah lomba tentang bahasa Sunda, yang merupakan bahasa asli dari daerah Jawa Barat. Dengan begitu, bisa mempertahankan warisan budaya bangsa.

“Siswa adalah generasi bangsa yang akan mengisi masa depan bangsa, dan harus diperkenalkan sejak dini dengan bahasa Sunda, dan hal-hal kedaerahan lainnya,” terangnya. (peb)