DEPOK – Tenggat waktu pendaftaran lelang jabatan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Depok, dua hari lagi (7/2). Tapi hingga kemarin, masih saja satu Aparatur Sipil negara (ASN) mendaftar. Tak ayal, panita seleksi (Pansel) bakal memperpanjang masa pendaftaran selama tujuh hari kalender.

“Belum ada yang daftar lagi. Baru satu ASN Depok yang daftar,” kata Ketua Pansel Kadishub Depok, Warli, kepada Harian Radar Depok,kemarin.

Menurut Warli, jika sampai akhir penutupan pendaftaran calon Kadishub Depok hanya satu ASN pada 7 Febuari, maka pihaknya akan memperpanjang pendaftaran selam tujuh hari. “Diperpanjang tujuh hari sesuai kalender,” ucap Warli.

Lalu jika tidak ada yang daftar lagi, pihaknya akan konsultasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Seperti apa arahanya dari KASN,” katanya.

Pendaftar atau calon peserta lelang harus membuat surat lamaran ke panitia seleksi, diatas materai Rp 6000, dengan format surat lamaran yang ada di dalam berkas pendaftaran pengumuman lelang di situs depok.go.id. Berkas tersebut katanya harus di email ke [email protected]depok.go.idatau ke [email protected]

“Lelang jabatan Kadishub Depok ini dilakukan setelah posisinya ditinggalkan Gandara Budiana, yang dirotasi menjadi Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok,” tegas Warli.

Sementara, Sekretariat Pansel Kadishub Depok, Mary Liziawati mengaku, sudah ada yang daftar dan memasukan berkas ke pansel.

Namun, dia belum bisa menyebutkan nama ASN yang mendaftar. “Nanti, kami akan umumkan tanggal 7 Febuari,” ucap dia.

Calon Kadishub yang dilelang secara terbuka ini, Pansel tidak membatasi jumlah ASN yang sudah penuhi syarat untuk mendaftarkan diri.

Meski begitu, ASN Depok yang daftar belum sampai empat orang di Pansel Kadishub Depok. “Belum sampai empat orang, minimal empat orang,” katanya.

Mary tetap optimis, sejumlah ASN Pemkot Depok antusias serta akan mendaftar menjadi peserta lelang jabatan ini nantinya. “Diharapkan sosok Kadishub Depok mumpuni dalam menjalankan tugas-tugasnya,” tuturnya.(irw)