Febrina/Radar Depok SIMBOLIS : Manager Area PLN Depok, Putu Eka Astawa saat melepas petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL)
Febrina/Radar Depok
SIMBOLIS : Manager Area PLN Depok, Putu Eka Astawa saat melepas petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL)

DEPOK – PLN Area Depok menggelar apel pasukan P2TL sebagai salah satu upaya dalam perbaikan losses ( kwh listrik yang hilang) Kantor PLN Area Depok melepas 105 petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) ke seluruh wilayah pln rayon dan bertugas untuk melakukan pengecekan, pemeriksaan sekaligus menindaklanjuti jika ada temuan/pelanggaran terhadap penggunaan listrik.

Manager Area PLN Depok, Putu Eka Astawa mengatakan, petugas P2TL teknisnya akan memeriksa saluran listrik yang ada di pelanggan, memastikan tidak ada pelanggaran. Yang paling penting tentunya petugas meyakinkan bahwa ketika ada pelanggaran itu tujuannya semata-mata untuk melindungi masyarakat yang ada disekitar itu.

“Setiap pelanggaran pasti ada potensi berupa kebakaran, korsleting dan lainnya,” tuturnya.

Putu menjelaskan,  PLN Area Depok melalui P2TL menargetkan untuk menyelamatkan 27 juta Kwh listrik yang mungkin hilang dalam setahun. Dimana itu setara dengan 0.9 persen dari total 7.4 persen seluruh penyusutan PLN  Area Depok.

“Dengan begitu diharapkan mampu mengamankan¬† pendapatan PLN Area Depok,” ungkapnya.

Petugas P2TL dilengkapi dengan sertifikat UJI kompetensi, Keterampilan dalam berkomunikasi dan juga telah dibekali secara SOP sebelum terjun ke pelanggan. Disini pelanggan juga harus memeriksa tanda pengenal, surat tugas dan memastikan petugas P2TL bekerja sesuai SOP.

“Untuk menghindari oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dilapangan. Pelanggan berhak foto wajah petugas, kartu tanda pengenal dan surat tugas petugas P2TL. Disamping itu, kami juga bekerjasama dengan Polres Depok dan TNI (Garnisun) untuk pendampingan petugas P2TL dilapangan agar bekerja sesuai SOP,” tutupnya.(ina)