IST SIAP: SMPIT Ummu’l Quro Depok melaksanakan Islamic Camp 2018 yang diikuti ratusan siswa, belum lama ini.
IST
SIAP: SMPIT Ummu’l Quro Depok melaksanakan Islamic Camp 2018 yang diikuti ratusan siswa, belum lama ini.

DEPOK– Membentuk karakter siswa yang mandiri, disiplin, percaya diri, dan melatih kekompakan, SMP Islam Terpadu (SMPIT) Ummu’l Quro Depok mengadakan Islamic Camp 2018 di Cibalung Happy Land, Bogor pada (30/1–1/2) lalu.

Kegiatan tersebut diikuti 109 siswa yang terdiri dari kelas VII. Islamic Camp termasuk kegiatan kokurikuler atau kegiatan yang mendukung pembelajaran.

“Kegiatan ini sifatnya wajib. Seluruh siswa harus ikut karena ini masuk dalam program sekolah yang rutin setiap tahun dilaksanakan,” kata Kepala SMPIT Ummu’l Quro Depok, Dwi Nowo Imam Nugroho kepada Radar Depok, Senin (5/2).

Dalam kegiatan selama tiga hari tersebut, terdapat dua konsep kegiatan wajib, yakni dilakukan oleh internal sekolah yang dikelola guru, dan eksternal sekolah didampingi anggota TNI.

“Hari pertama diisi kegiatan dari internal sekolah, siswa dan guru melakukan outbound. Hari kedua dan ketiga siswa diajarkan baris-berbaris, pengenalan tanaman obat keluarga (toga), fighting didampingi oleh TNI,” kata Nowo.

Dia menambahkan, walaupun Islamic Camp bentuknya sama dengan pramuka, namun ada hal yang membedakan. Islamic Camp lebih mendalami nilai-nilai Islami.

“Kami punya target di sekolah bahwa siswa setiap hari harus setor hafalan surat-surat pendek kepada gurunya, dan selama di sana setiap kelompok siswa wajib menyetornya. Tiap pagi dan sore mereka juga selalu berzikir,” tambahnya.

Selain itu, Nowo menuturkan, bahwa siswa diajarkan makan ala militer oleh anggota TNI. Mereka diajarkan tentang tata cara posisi duduk yang benar saat makan hingga membiasakan makan harus cepat.

“Siswa enjoy saat melakukan hal seperti itu. Mereka jadi tahu ketika makan ada tata caranya. Kami juga akan terapkan kepada siswa kelas VIII dan IX makan ala militer tersebut,” tutup Nowo. (cr3)