INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK BERDISKUSI : Para pengurus Komunitas Kampung Musim sedang berdiskusi di pendopo utama.
INDRA SIREGAR / RADAR DEPOK
BERDISKUSI : Para pengurus Komunitas Kampung Musim sedang berdiskusi di pendopo utama.

Saat ini banyak sekali komunitas yang bermunculan di Indonesia. Komunitas dibentuk bukan tanpa sebab. Seperti,  Komunitas Kampung Muslim misalnya. Dikukuhkan atas kesamaan visi dan misi para anggotanya, untuk mengembangkan taraf hidup anggotanya dalam aspek Ekonomi, sosial dan budaya yang bernafaskan nilai–nilai ke Islaman.

LAPORAN : INDRA ABERTNEGO SIREGAR

 

Setelah menyusuri Jalan Benda RW11, Kelurahan Tanah Baru, Beji yang tak begitu besar, ditemukan sebuah gapura di ujung jalan. Di dalam gapura tersebut tampak sebuah pendopo berukuran minimalis degan puluhan busur panah tergantung rapih di dalamnya.

Suara gergaji mesin yang sedang membelah sebongkah kayu terdengar nyaring. Tak jauh dari pendopo minimalis tadi, ada sebuah pendopo berukuran lebih besar berada di bawah pohon rambutan yang begitu rindang.

Serupa dengan pendopo pertama, pendopo kali ini juga dipenuhi dengan busur–busur panah yang tergantung rapih di setiap sudutnya. Namun, bedanya kali ini terdapat empat orang lelaki sedang bercengkrama. Mereka adalah pengurus Komunitas Kampung Muslim.

Salah seorang berambut cepak mengenakan kemeja sedang memandangi laptopnya. Dia adalah Hendra Zulhuha, Humas Komunitas Kampng Muslim.

Sambil ditemani segelas kopi hitam yang cukup pekat, Hendra mengatakan, Komunitas Kampung Muslim dibentuk atas dasar keperihatinan para anggotanya terhadap kondisi anak muda, yang kurang memahami agamanya dan cenderung lebih memilih pergaulan yang negatif.

“Kami ingin menanggulangi merosotnya moralitas di masyarakat dewasa ini,” ucap hendra.

Dia mengatakan, sebelum memutuskan untuk membentuk suatu komunitas resmi, para anggotanya sudah concern dalam pendalaman nilai–nilai agama. Hingga akhirnya memutuskan membuat suatu wadah komunitas yang terbuka untuk semua kalangan masyarakat yang mau bersama–sama memperbaiki keislamanya.

“Komunitas Kampung Muslim baru dilaunching September, 2017 lalu,” sambung Hendra.

Setelah terbentuk Komunitas Kampung Muslim kini sudah memiliki pendamping program dari Wahana Muda Indonesia Baru, serta menjalin kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat dalam segi bantuan pendanaan kegiatan komunitas. (*)