Bangli Jalan Mawar Depok Akan Rata

In Satelit Depok, Wilayah Depok
DICKY/RADARDEPOK
PERINGATKAN: Satpol PP Kecamatan Bojongsari saat memberikan SP2 kepada sejumlah bangli di Jalan Mawar, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, Jumat (23/3).

DEPOK – Sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menyambangi sejumlah Bangunan Liar (Bangli) dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di bentangan Kali Angke Lima, Jalan Mawar, Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari, Jumat (23/2). Satu persatu anggota Satpol PP yang diwakili Satpol PP Kecamatan Bojongsari, memberikan Surat Peringatan (SP) atau teguran Kedua.

Kasat Pol PP Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan, bangunan liar dan pedagang kaki lima di samping Kali Angke Lima dinilai melanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Garis Sempadan Sungai (GSS). Hal itu berdasarkan Perda No.16 Tahun 2012, tentang pembinaan dan pengawasan ketertiban umum.

“Kami telah melayangkan SP kedua kepada pemilik bangli maupun PKL,” ujar Yayan kepada Radar Depok, kemarin.

Yayan menjelaskan, ada 34 Bangli dan PKL yang dibangun secara permanen, maupun semi permanen. Demi mengembalikan fungsi Kali Angke Lima, pihaknya meminta pemilik maupun pengguna bangunan liar untuk melakukan pembongkaran secara sukarela terhadap lapak maupun bangunan yang ditempati.

Yayan mengungkapkan, pemilik maupun pengguna untuk melakukan pembongkaran sendiri dengan batas waktu selama 7×24 jam, sejak surat peringatan diberikan kepada pemilik maupun pengguna bangli. Apabila peringatan tersebut tidak diindahkan, akan dilakukan penertiban yang akan dilaksanakan Tim Operasional Terpadu Kota Depok.

“Apabila ditertibkan kami tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang ditimbulkan,” terang Yayan.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Bojongsari Baru, Yusra Amir menuturkan, rencana penertiban Bangli yang dilakukan Satpol PP Kota Depok disambut positif, apabila tujuan penertiban tersebut untuk kepentingan Kota Depok dalam mengembalikan fungsi saluran air.

“Memang Bangli yang berada di Jalan Mawar telah melanggar GSS,” terang Yusra.

Yusra mengatakan, pengguna bangli di jalan tersebut umumnya bukan masyarakat Kelurahan Bojongsari Baru. Pengguna bangli menjadikan tempat tersebut sebagai tempat usaha dan tempat tinggal. Namun, ada beberapa pemilik bangli yang menemuinya untuk meminta ganti rugi apabila penertiban bangli dilakukan Satpol PP.

“Kalau tujuannya positif kami selalu mendukung, kalau ada yang merasa keberatan silakan komkunikasi dengan Satopl PP Kota Depok,” tutup Yusra. (dic)

You may also read!

guru besar FTUI kenalkan

Guru Besar FTUI Kenalkan Biopestisida di Sembalun

MENGENALKAN : Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI), Prof Misri Gozan, dan tim terjun

Read More...
e sport dengan kadskominfo

Cabor E-Sports Hadir di Kota Depok, Pemkot Beri Dukungan

TERIMA : Kadiskominfo Kota Depok Sidik Mulyono yang menerima Audiensi Ketum PB E-Sports Indonesia Kota

Read More...
pelantikan e sport

Deklarasi, Inilah Struktur PB ESI Kota Depok

SEMANGAT : Suasana pengukuhan pengurus PB ESI Kota Depok beberapa waktu lalu. FOTO : ISTIMEWA   RADARDEPOK.COM,

Read More...

Mobile Sliding Menu