Beranda Metropolis BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan ke Honorer Dishub

BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan ke Honorer Dishub

0
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Santunan ke Honorer Dishub
IRWAN /RADAR DEPOK MENERIMA : Ahli waris tenaga kontrak Dishub Depok menerima bantuan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan yang disaksikan Sekdis Dishub Yusmanto, di kantornya kemarin.
IRWAN /RADAR DEPOK
MENERIMA : Ahli waris tenaga kontrak Dishub Depok menerima bantuan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan yang disaksikan Sekdis Dishub Yusmanto, di kantornya kemarin.

DEPOK-BPJS Ketenagakerjaan Kota Depok memberikan bantuan santunan kematian, kepada tenaga honorer Dinas Perhubungan (Dishub) almarhum Erick E Siregar, kemarin. Bantuan tersebut diberikan sebesar Rp80.628.840.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Depok, Multanti mengatakan, pemberian santunan kematian, karena almarhum sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Almarhum sudah terdaftar empat bulan, jadi berhak mendapatkan santunan kematian, karena masih lajang. Kami serahkan ke orang tuanya,” kata Multanti, kepada Radar Depok, kemarin.

Sesuai amanat UU No 24 Tahun 2011 BPJS Ketenagakerjaan selaku Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, wajib memberikan perlindungan terhadap risiko sosial ekonomi yang mungkin dialami oleh tenaga kerja.

Menurut dia, tenaga honorer di Pemkot Depok sudah mendaftarkan menjadi peserta jaminanan ini. Totalnya, kata dia, sebanyak 3.147 tenaga non ASN. “Jumlah itu belum termasuk guru honorer ya. Karena guru honorer belum dianggarkan untuk BPJS Ketenagakerjaan, tapi mereka ada yang bayar sendiri,” beber dia.

Sekretaris Dishub Depok, Yusmanto menyebutkan, pemberian bantuan ini sebagai kepedulian Pemkot Depok, kepada tenaga honorer Dishub khususnya untuk jaminan dalam melaksanakan kerja. “Kami harap bantuan kematian ini dari BPJS Ketenagakerjaan dimanfaatkan dengan baik,” tutur Yusmanto.

Yusmanto menyebutkan, ada 221 tenaga honorer yang terdaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan itu di bidang ketertiban, sisanya di bagian admintrasi. “Totalnya kurang lebih 300 tenaga honorer yang terdaftar jadi peserta,” pungkasnya. (irw)