Di kota Urban Kang Emil Yakin 51 Persen

In Politika
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BLUSUKAN : Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 1, Ridwan Kamil melakukan blusukan ke Pasar Kemiri Muka, Kecamatan Beji, Jumat (9/3). Dalam kunjungan safari politiknya itu, kang emil mendengarkan aspirasi dari para pedagang pasar tersebut.

DEPOK – Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat yang diusung Partai Nasdem, PPP,  PKB dan Hanura, Ridwan Kamil menargetkan perolehan suara di kota-kota urban, seperti Kota Depok sebesar 51 persen di perhelatan pesta demokrasi di bumi pasundan 2018.

“Target saya untuk Depok 51 persen,” ucap pria yang akrab disapa kang Emil saat menyambangi Kota Depok, Jumat (9/3).

ia mengaku optimis dapat mendulang suara di Kota Depok, Bekasi dan kota-kota urban lainnya. sehingga dapat memilih dirinya dan Uu Ruhzanul Ulum di Pilgub Jabar 2018. “Mudah-mudahan di kota-kota urban saya bisa menang. Target di sini 51 persen,” ungkapnya.

Kang Emil tiba di Depok menggunakan kereta rel listrik (KRL) dari Manggarai dan turun di Stasiun Depok Baru. Sampai di Depok dia mengunjungi penjual di Pasar Kemiri Muka. Kang Emil menyapa para pedagang dan membicarakan hal yang menjadi persoalan di lapangan. Selain itu Kang Emil juga mengunjungi warga yang rumahnya berada di seberang pasar.

“Dimana saya berhenti, di sana saya melakukan sosialisasi mudah-mudahan pada memilih saya,” ucap kang Emil.

Disana Kang Emil disambut warga dengan meriah. Bahkan Emil sempat ikut bermain bola dengan anak-anak. Emil ikut main bola di sebuah lahan kecil yang bersebelahan dengan rel kereta. Emil juga mendengarkan keluhan warga yang disampaikan langsung padanya. Bahkan dia juga mendengarkan curahan hati (curhat) sopir angkot di Depok.

“Tidak semua profesi bisa disubsidi pemerintah. Tapi pemerintah bisa mensubsidi pengeluarannya. Contoh di Bandung kesehatan kita yang bayarin, sembako kota murahin, buruh di Bandung saya kasih transportasi gratis supaya mereka nggak keluar ongkos,” kata Walikota Bandung ini.

Menurutnya itu adalah bagian dari upayanya melindunhi profesi yang pernghasilannya minim. Diakui dia tidak bisa menambah penghasilan warga tetapi paling tidak bisa mengurangi pengeluarannya.

“Termasuk curhatan sopir angkot di Depok. Ini namanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” paparnya.

Ketika naik KRL Emil juga sempat berbincang dengan pengguna. Dia pun mendengarkan curhatan pengguna KRL soal penghasilan yang didapat. “Penghasilan boleh pas-pasan tapi jangan stress. Kenapa dia (pengguna KRL) nggak stress? Karena dia tinggal duduk, tidur dan sampai tempat kerjanya. Dia hanya mengeluarkan Rp 200-300 ribu untuk transport,” tandasnya. (cky)

You may also read!

berita acara bukopin

Pemerintah dan Regulator Menjaga Bukopin Dan Dana Nasabah

Direktur Utama Bank Bukopin, Rivan A. Purwantono.   RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Bank Bukopin baru saja selesai melaksanakan

Read More...
acara muharram di pengasinan

Satpol PP Kota Depok Tidak Tahu Ada Dangdutan di Muharram Pengasinan

UNDANG ARTIS : Kegiatan peryaan 10 muharam di Kelurahan Pengasinan.  FOTO : INDRA SIREGAR /

Read More...
acara muharram di pengasinan dibubarkan

Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Bubarkan Acara Muharram di Pengasinan

UNDANG ARTIS : Kegiatan peryaan 10 muharam di Kelurahan Pengasinan.  FOTO : INDRA SIREGAR /

Read More...

Mobile Sliding Menu