Beranda Metropolis Ditinggal Istri, Tarmid Gantung Diri

Ditinggal Istri, Tarmid Gantung Diri

0
Ditinggal Istri, Tarmid Gantung Diri
IST FOR RADARDEPOK TRAGIS : Tarmid menggantungkan diri lantaran depresi ditinggal istri meninggal, di rumahnya RT2/14 Kelurahan Mampang, Pancoranmas, Selasa (6/3) petang.
IST FOR RADARDEPOK
TRAGIS : Tarmid menggantungkan diri lantaran depresi ditinggal istri meninggal, di rumahnya RT2/14 Kelurahan Mampang, Pancoranmas, Selasa (6/3) petang.

DEPOK-Perjuangan hidup Tarmid berakhir tragis, di rumahnya RT2/14 Kelurahan Mampang, Pancoranmas, Selasa (6/3) petang. Aksi nekat dengan gantung diri (Gandir) dilatarbelakangi depresi berat karena ditinggal istri meninggal dunia tiga bulan lalu.

Menurut Kapolsek Pancoranmas, Kompol Roni Agus Wowor, Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban memang mengalami depresi berat lantaran ditinggal istrinya meninggal dunia tiga bulan lalu. “Setelah ditinggal istri, Tarmid sering menangis sendirian tanpa sebab,” kata Kompol Roni, kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Akibat tindakan nekatnya, korban meninggalkan dua orang anak, yang salah satunya dititipkan ke panti asuhan. Sebenarnya anaknya ada empat, tapi yang dua meninggal. Sedangkan satu orang yang 6 tahun dititipkan di panti asuhan, sedangkan anaknya satu lagi wanita berusia 15 tahun yang berkebutuhan khusus tinggal bersama dirumahnya.

Namun demikian, menurutnya keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai suatu musibah, dan tidak menginginkan korban untuk dibawa ke Rumah Sakit untuk divisum.

Salah satu saksi, Naim mengatakan, ketika pulang kerja dia melihat rumah korban masih gelap, padahal hari sudah mulai gelap. “Lampu rumahnya (Tarmid) masih gelap, saya langsung manggil korban, untuk menyalahkan lampu,” terang Naim.

Meski dipanggil beberapa kali, namun korban tidak menjawab panggilan saksi. Hingga akhirnya saksi lain, Muklisin nekat untuk masuk kedalam rumah korban, untuk menyalakan lampu. “Namun, ketika Muklisin masuk, Tarmid sudah dalam posisi tergantung,” tandas Naim.(cr2)