Beranda Satelit Depok Dongkrak IPM Dipusatkan di RW05 dan RW06

Dongkrak IPM Dipusatkan di RW05 dan RW06

0
Dongkrak IPM Dipusatkan di RW05 dan RW06
IST SEGERA DILAKSANAKAN: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna membuka rakor P2WKSS di Kelurahan Ratujaya, Cipayung.
IST FOR RADARDEPOK
SEGERA DILAKSANAKAN: Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna membuka rakor P2WKSS di Kelurahan Ratujaya, Cipayung.

Kelurahan Ratujaya, Cipayung, akan menjadi lokasi Program Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tahun 2018. P2WKSS tahun ini mengambil lokasi di dua RW sekaligus, yaitu RW05 dan 06.

LAPORAN : INDRA ABERTNEGO SIREGAR

Aula kantor Kelurahan Ratujaya yang berkelir putih, seorang pria berpostur tinggi besar dengan kacamatanya sedang menyampaikan sambutan dalam acara rapat koordinasi perdana P2WKSS Kota Depok tahun 2018.

Dia adalah Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.

“Tidak seperti kegiatan P2WKSS di Kelurahan Pancoranmas tahun lalu yang hanya fokus di satu RW, yaitu RW15. Untuk tahun ini kita intervensi RW05 dan RW06,” ujar Pradi.

Kelurahan Ratujaya dipilih karena Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dinilai perlu ditingkatkan. Agar efeknya juga dapat mempercepat peningkatan kualitas hidup perempuan di wilayah setempat menjadi lebih baik lagi.

“RT04, RT05 dan RT08 menjadi wilayah binaan. Dengan jumlah penduduk 1.190 jiwa dengan 392 Kepala Keluarga (KK). Semoga dengan terpilihnya tiga RT di RW05 sebagai lokasi P2WKSS dapat mempercepat peningkatan kualitas hidup perempuan melalui kegiatan penyuluhan pengetahuan, keterampilan dasar, serta pembangunan fisik lainnya. Untuk RW06 nanti bisa diintervensi berdasarkan usulan dari RW setempat. Jadi belum kita petakan,” sambung Pradi yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kota Depok.

Saat ini yang terpenting adalah memberikan pengembangan motivasi kepada masyarakat, khususnya kaum perempuan untuk memacu diri dalam pembangunan.

Akan tetapi tetap tidak meninggalkan kewajiban dan tanggung jawab utamanya mengurus rumah tangga.

“Memang harus diakui pembangunan di Kota Depok masih belum merata, sehingga diperlukan solusi yang signifikan. Tanpa pemerataan pembangunan, baik fisik maupun nonfisik di kelurahan akan sulit untuk dikembangkan,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Lurah Ratujaya, Achmad Subandi mengatakan, dengan adanya kegiatan P2WKSS diharapkan kedepan akan ada perubahan, baik dari segi tata lingkungan maupun sosial kemasyarakatan.

“Ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam hal pemerataan pembangunan. Mudah-mudahan dengan fokus pembangunan di wilayah Cipayung, dapat meningkatkan IPM kita yang pada tahun 2017 lalu naik 0,5 persen. Dari 70,28 persen saat ini menjadi 72,94 persen,” kata Subandi. (*)