Dua Kantor Abu Tours Depok Tutup

In Metropolis
RUBIAKTO/RadarDepok
SEPI: Kantor Abu Tour yang berada di Jalan Cinere Raya Nomor 102e, Kecamatan Cinere tutup. Rolling Door yang dibuka hanya cukup untuk masuk satpam.

DEPOK – Pasca ditetapkannya CEO Abu Tours & travel Muhammad Hamzah sebagai tersangka, berdampak pada penutupan kantor cabang Abu Tours di Kota Depok. Seperti yang terjadi di kantor Abu Tour yang berada di Jalan Cinere Raya Nomor 102e, Kecamatan Cinere dan  Jalan Raya Bogor KM 31 No19, Kelurahan Cisalak.

Pantauan Radar Depok di kantor Abu Tours Cinere, seluruh rolling door kantor Abu Tour dan hanya terbuka sedikit untuk keluar masuknya satpam. Sementara kantor Travel Abu Tours di Cisalak, sudah tutup sejak (12/2).

Menurut satpam Kantor Abu Tour Cinere, Zulkarnaen. Kantornya memang sudah sejak lama tutup. “Setelah ramai-ramai minta uang kembali besoknya kantor langsung tutup,” kata Zulkarnaen kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dia juga tidak mengetahui pasti penyebab tutupnya kantor Abu Tours. Dia mengaku hanya menjaga kantor, karena masih banyak perlengkapan kantor yang tertinggal di kantor. “Hanya beberapa staf yang masih masuk, tapi kembanyakan sudah tidak bekerja,” terang Zulkarnaen.

Sementara itu, salah satu jamaah Abu Toura asal Kecamatan Limo, Dewantara mengaku, sempat meminta refund ke Abu Toura yang berada di Cinere. Namun, pihak Abu Toura hanya bisa menjajikan. “Sempat mau refund, tapi karena banyaknya jamaah yang meminta kembali, akhirnya saya pasrah tidak meminta refund, dan saya sudah berangkat dengan menggunakan travel umrah lain,” ujar Dewantara.

Terpisah, penyidik Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan menetapkan CEO Abu Tours tersangka.

Penetapan Muhammad Hamzah Mamba alias Abu Hamzah selaku Chief Executive Officer di perusaahan travel haji itu sebagai kasus penipuan.

“Dia (Abu Hamzah) ditetapkan tersangka kasus penipuan umrah,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani pada konferensi pers yang digelar di Makassar, Sulsel Jumat (23/3).

Dalam konpers, perwira menengah pemilik tiga melati di pundaknya itu tidak sendirian mengumumkan CEO Abu Tours tersangka. Dia didampingi Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sulsel, Kaswad Sartono di Mapolda Sulsel. Hamzah juga dihadirkan. Dia berdiri di belakang Dicky dan Kaswad.

Rencananya, Hamzah akan langsung ditahan. Tersangka telah merugikan puluhan ribu jamaah dengan total kerugian mencapai Rp1,8 triliun. Tercatat ada 86 ribu jamaah yang belum berangkat umrah.

Hamzah disangka melanggar pasal 45 ayat 1 jo pasal 64 ayat 2 UU Penyelenggaraan Haji subsider pasal 372 dan 378 jo pasal 64 ayat 1 KUHP dan pasal 3,4,5, UU tindak pidana pencucian uang.

Beberapa jam sebelum mengumumkan tersangka kasus Abu Tours, Polda Sulsel masih sempat mengirim penyidik Ditkrimsus Polda Sulsel ke kantor pusat Abu Tours di Jalan Baji Gau, Makassar dan kantor lainnya di Jalan Kakatua, Makassar, Jumat (23/3/2018). Monitor, CPU, buku tabungan, BPKB Kendaraan, dan berkas-berkas disita. Sebelum CEO Abu Tours tersangka, Polda Sumatera Selatan juga telah memasukkannya daftar pencarian orang (DPO) karena mangkir dua kali saat dipanggil penyidik. (cr2)

You may also read!

XL axiata pimpin industri

XL Axiata Pimpin Industri Transformasi Digital

PELOPOR : XL Axiata menjadi perusahaan telekomunikasi pertama di Asia Tenggara yang menggunakan SAP S/4

Read More...
webinar axis

Bikin Virtual Meet Up Jadi Makin Seru #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Selama masa pandemi dan dirumah aja, tentunya ada beberapa kebiasaan kita yang ikut berubah. Misalnya, dulu kalau

Read More...
SMK putra bangsa alfamidi

Guru SMK Putra Bangsa Ikut Alfamidi Class

PROGRAM : Lima guru SMK Putra Bangsa mengadakan Program Alfamidi Class dengan menjalani Trainning for

Read More...

Mobile Sliding Menu