First Travel Masih Berhutang ke Vendor

In Utama
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
SIDANG SAKSI FIRST TRAVEL : Terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan biro perjalanan umrah First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan saat menjalani sidang dengan agenda keterangan saksi dari JPU di Pengadilan Negeri Kota Depok, Senin (26/3).

DEPOK – Sidang kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) selesai dilaksanakan, Senin (26/3). Dalam sidang kesembilan JPU berhasil menghadirkan karyawan dan vendor yang bekerjasama dengan First Travel, bahkan hadir pula adik kandung Andika Surachman.

Salah satu vendor dari First Travel Direktur PT Aril Buana Wisata (Ananta Tour), Ariani Arifuddin bersaksi dalam persidangan. Pihaknya telah beberapa kali bekerjasama dengan First Travel dalam penyediaan katering dan nasi kotak untuk kedatangan dan kepulangan jamaah umrah.

Awal kontrak keduanya berjalan lancar kerja sama pada 2011-2012 dan April-Mei 2016. Proses pembayaran invoice juga lancar. “Kemudian kerja sama lanjut November 2016-Mei 2017,” kata Ariani.

Ariani menjelaskan dalam kontrak, terdapat harga-harga yang harus dibayarkan. Katering di Madinah, perorang setiap harinya dikenakan 33 riyal Arab Saudi. Sementara, biaya katering di Mekah 34 riyal. Untuk nasi box saat kepulangan 26 riyal per orang.

Selain mengurus makan, Ananta Tour juga menangani kedatangan jamaah dengan harga 20 riyal per orang dan kepulangan seharga 30 riyal per orang. Namun, dalam kerja sama terakhir, First Travel belum membayar lunas kekurangan pembayaran katering.

“Masih ada sekitar 2,5 juta riyal. Sekitar Rp9 miliar belum dibayar,” ungkap Ariani.

Meski demikian pihaknya mengaku telah menagih sebelum Mei 2017. Ariani membuat surat resmi penagihan, dan berupaya berkomunikasi langsung. Sementara tanggapan First Travel saat itu, akan dibayarkan lunas dengan mencicil. Tanggal-tanggal angsuran pun sudah dibuat. Namun, tagihan itu belum juga dilunasi hingga kini.

Kerugian juga dialami PT Moisani Manggala Wisata selaku vendor penyedia tiket pesawat. General Manager PT Moisani Manggala Wisata Robby Al Hakim Sutansyah mengatakan, perusahaannya merugi sekitar Rp9,6 miliar.

Perusahaan tersebut menjalin kerja sama dengan First Travel sejak 2015. Robby merasa mulai ada hambatan pembayaran tagihan First Travel sejak akhir Desember 2016.

“Kami kontrak harusnya sampai April 2017. Ternyata hingga Januari awal kami putus. Saya tidak berangkatkan lagi,” kata Robby.

Robby mengatakan, pihaknya sudah menombok ke pihak Lion Air untuk menutupi kekurangan dari First Travel. Pada Desember 2016, semestinya ada tiga penerbangan dijadwalkan. Tetapi, karena pembayaran tersendat dikurangi jadwal penerbangan menjadi dua, kemudian dikurangi lagi menjadi satu, hingga batal sama sekali.

“Awalnya total biaya Rp28 miliar. Itu plus save payment. Tanpa save payment bayarnya Rp18 miliar. Sudah dicicil hingga Rp9,6 miliar yang belum,” kata Robby.

Dalam sidang kesembilan, JPU juga sempat menghadirkan adik kandung Andika Surachman. Saat ingin diperiksa sebagai saksi, salah satu karyawan First Travel yang juga adik kandung Andika, Agus mengaku saudara dari Andika Surachman, Direktur Utama First Travel. Sebelum memulai pemeriksaan Hakim menanyakan kepada Agus apakah memiliki hubungan keluarga dengan terdakwa. Dan saksi mengiyakan.

“Ada, saya adik kandung Andika,” ujar Agus di Pengadilan Negeri Depok, Senin (26/3).

Hakim memastikan kepada jaksa bahwa saudara kandung terdakwa bisa mengundurkan diri sebagai saksi. Jaksa menyatakan bahwa Agus memiliki hak tersebut.

“Jadi bagaimana, saudara mau lanjut atau mengundurkan diri?” tanya hakim. “Saya mengundurkan diri saja,” jawab Agus.

Kemudian Agus dipersilakan ke luar ruang sidang. Ia enggan menjawab pertanyaaan awak media soal alasannya mengundurkan diri. Agus langsung masuk ke ruangan yang tak jauh dari ruang sidang. (cr2)

You may also read!

bank sampah tanjung

Melihat Giat Bank Sampah Tanjung : Enam Bulan Vakum, Kini Kembali Berjalan

TIMBANG : Bank Sampah Tanjung RT7/20 Sukatani saat melakukan penimbangan. FOTO :  ISTIMEWA   Masa pandemi yang

Read More...
renovasi musala 2 m

Renovasi Musala Arrahma Serap Rp2 M

DIRENOVASI : Pekerja sedang mengerjakan renovasi Musala Arrahma di RT4/3 Duren Mekar. FOTO : INDRA

Read More...
komunitas ciliwung sungai

Komunitas Kali Ciliwung Depok : Tetap Beraksi, Hindari Kerumunan

SUSUR CILIWUNG : Komunitas Ciliwung Depok sedang menyusuri sungai Ciliwung, beberapa waktu lalu. FOTO :

Read More...

Mobile Sliding Menu