Beranda Metropolis Ganjil-Genap Berhasil, Lanjut ke Depok

Ganjil-Genap Berhasil, Lanjut ke Depok

0
Ganjil-Genap Berhasil, Lanjut ke Depok
IRWAN /RADAR DEPOK MENJELASKAN : Pihak BPTJ saat menjelaskan terkait kebijakan penanganan kemacetan Tol Japek.
IRWAN /RADAR DEPOK
MENJELASKAN : Pihak BPTJ saat menjelaskan terkait kebijakan penanganan kemacetan Tol Japek.

DEPOK – Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPJT)  menerapkan ganjil- genap, di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek pada 12 Maret. Sistem tersebut di mulai dari di pintu Tol Bekasi Barat dan Timur. Jika efektif dan berhasil, tak menutup kemungkinan pintu tol di Bogor, Tangerang, dan Depok (Jagorawi) ikut diterapkan.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Umum BPTJ, Karlo Manik mengatakan, peraturan sistem ganjil-genap di pintu tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur, bentuk contoh kebijakan untuk mengatasi kemacetan di ruas jalan tol tersebut. Penerapan sistem itu hanya berlaku pada pukul 06.00 sampai pukul 09.00 WIB.

“Kami fokus dulu di Japek ganjil-genap, ini sudah kami ujicoba di Tol Bogor dan sekitar yang melintasi Depok, tapi untuk penerapanya belum pasti,” kata Karlo, kepada Radar Depok di Jakarta, kemarin.

Kendati dua pintu tol ini akan menjadi pilot project kebijakan ganjil genap. Setelah berjalan dan dievaluasi sistem ganjil-genap maka akan diterapkan di pintu tol Pondok Gede dan berhasil lagi bisa dilakukan di tol Bogor, Depok, dan Tangerang. “Kalau berhasil saat dievaluasi maka kami lakukan di tol Depok, Bogor, dan Tangerang,” bebernya.

Terlebih lagi jika ganjil-genap ini efektif di pagi hari. Maka kedepan juga akan diterapkan pada pagi hingga sore. Lalu program ini dilakukan bisa mampu mendorong transportasi umum semakin dimanfaatkan masyarakat. “Kalau sudah 50 persen naik angkutan umum itu lebih baik,” katanya.

Masih di lokasi yang sama, Kabag Humas BPTJ, Budi Rahardjo menegaskan, sistem ganjil-genap difokuskan di pintu Tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur untuk ruas Tol Japek.

“Memang benar akan diperluas diberlakukan ganjil-genap di pintu tol Depok, jika evaluasi dinilai berhasil. Tapi kami fokus dulu di dua pintu keluar itu,” tegas Budi, kepada Radar Depok.(irw)