Beranda Satelit Depok Jembatan Penghubung Rampung Agustus

Jembatan Penghubung Rampung Agustus

0
Jembatan Penghubung Rampung Agustus
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK TAHAP PEMBANGUNAN: Ketua LPM PGS, Anggoro meninjau lokasi pembuatan jembatan baru penghubung antara Kelurahan PGS dengan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
TAHAP PEMBANGUNAN: Ketua LPM PGS, Anggoro meninjau lokasi pembuatan jembatan baru penghubung antara Kelurahan PGS dengan Kelurahan Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.

DEPOK– Jembatan penghubung antara Kelurahan Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis dengan Kelurahan Serengseng Sawah, Jakarta Selatan, yang berlokasi di RW05, Kelurahan PGS, mendapat bantuan penggantian jembatan baru oleh PT. Wiratman.

Pergantian jembatan tersebut diperkirakan bakal menghabiskan anggaran sebesar Rp470 juta yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Wiratman.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan PGS, Anggoro menyatakan, jembatan penghubung yang sekarang sudah harus diganti mengingat umurnya yang sudah mencapai 40 tahun.

Selain itu, lebar jembatan juga dinilai sangat kecil untuk menampung beban lalu lintas warga, karena lebarnya hanya berkisar 80 centimeter.

“Kalau menahan beban tiga orang saja jembatan sekarang goyangnya sudah kencang sekali,” kata Anggoro saat meninjau lokasi pembuatan jembatan, Rabu (7/3).

Jembatan akan diganti dengan yang lebih modern dengan lebar dua meter dan bentangan sepanjang 80 meter.

Bahkan nantinya jembatan mampu menahan beban 10 orang di atasnya dan juga akan bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

“Hanya saja saat ini masih kita prioritaskan untuk lalu lintas warga. Karena kalau untuk motor perlu perapian jalan lagi,” sambungnya.

Kehadiran jembatan baru sangat membantu masyarakat dari kedua belah pihak. Banyak warga PGS yang bersekolah di Jakarta Selatan atau pun sebaliknya.

Terlebih perekonomian di kedua wilayah akan membaik karena para pedagang akan lebih mudah aksesnya jika jembatan baru sudah rampung.

Nantinya pun akan diusulkan untuk pembuatan jogging track dan taman terbuka hijau karena di sekitar jembatan masih banyak lahan kosong yang dipenuhi pepohonan.

“Kalau lewat jembatan ini akan menghemat jarak sebanyak enam kilometer di banding melalui akses Universitas Indonesia (UI),” kata Anggoro.

Diperkirakan pembangunan jembatan akan selesai dan bisa digunakan masyarakat pada bulan Agustus jika tidak ada kendala.

“Tentunya kami mengapresiasi Fakultas Teknik Sipil UI yang sudah merancangkan jembatan. Begitu juga PT. Wiratman sebagai pembiayaannya,” pungkas Anggoro. (dra)