Jembatan Rumah Makan Terancam Dibongkar

In Metropolis
IST FOR RADARDEPOK
Kasatpol PP Yayan Ariyanto dan Dinas PUPR Depok melakukan penandaan jembatan dan peneguran pemilik jembatan di Pondok Jaya, Cipayung, Depok.

DEPOK -Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok mengancam membongkar paksa dua jembatan penghubung di depan sebuah rumah makan di Kelurahan Pondok Jaya, Cipayung. Gara-garanya, jembatan di atas Kali Krukut itu dibangun tanpa izin dan tidak sesuai dengan rekomendasi izin yang diberikan.

“Kemarin, kami bersama Dinas PUPR sudah cek langsung ke lokasi sekaligus melakukan peneguran ke pengelola rumah makan yang membangun jembatannya,” kata  Kepala Satpol PP Depok Yayan Arianto, kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Dari pengecekan kata dia jembatan dibangun menyalahi aturan dimana tanpa IMB dan tak sesuai rekomendasi izin yang dikeluarkan Dinas PUPR Depok.

Karenanya kata dia Jumat ini pihaknya langsung melayangkan surat perintah bongkar jembatan ke pemilik rumah makan. “Kami beri waktu dua minggu ke pengelola rumah makan untuk membongkar jembatan di atas Kali Krukut tersebut,” kata dia.

Jika tidak, tambah Yayan pihaknya akan melakukan pembongkaran paksa.

“Awalnya pengelola rumah makan meminta waktu sebulan untuk bongkar sendiri. Namun kami hanya bisa berikan waktu sampai dua minggu ke depan,” bebernya.

Sementara itu petugas Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air dari Dinas PUPR Depok, Bachtiar mengatakan, pemilik rumah makan sebenarnya sudah dapat surat rekomendasi petunjuk teknis peil jembatan.

Dari rekomendasi itu katanya pemilik rumah makan harusnya melanjutkan tahapan perizinan untuk memperoleh Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Tetapi mereka malah membangun tanpa adanya IMB jembatan dan tidak sesuai dengan rekomendasi teknis yang dikeluarkan oleh DPUPR,” katanya.

Karenanya pihaknya langsung berkordinasi dengan Satopol PP Depok dan telah memberikan surat peringatan serta peneguran langsung ke pemilk rumah makan.

“Kami arahkan untuk mengurus IMB jembatan dan membongkar sendiri jembatan untuk disesuaikan dengan rekomendasi yang kami keluarkan,” tuturnya.

Menurut Bachtiar pihaknya sudah melakukan penandaan di lokasi jembatan, mana bagian yang tidak sesuai rekomendasi dan harus dibongkar sendiri jika tidak ingin dibongkar paksa petugas.(hmi)

You may also read!

walikota depok bermasker putih

Mohammad Idris Ajukan Cuti Mulai 26 September

Mohammad Idris   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mohammad Idris yang kini menjadi Walikota Depok, akan bertarung pada Pemilihan

Read More...
PN pedagang pasar kemirimuka

Banyak Bansos di Depok, Bikin Harga Sembako di Pasar Turun

MELAYANI PEMBELI : Pedagang ikan melayani pembeli saat berada di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji. FOTO

Read More...
XL untuk pembelajaran

Belajar Online Tambah Seru? #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Masa pandemi membuat kita beradaptasi dengan banyak hal baru. Selain kita harus selalu menggunakan masker, mencuci tangan

Read More...

Mobile Sliding Menu