Beranda Politika Kang Emil Sebut Depok Bisa jadi Kota Danau

Kang Emil Sebut Depok Bisa jadi Kota Danau

0
Kang Emil Sebut Depok Bisa jadi Kota Danau
RICKY/RADAR DEPOK KUNJUNGAN: Cagub Jabar, Kang Emil saat menyambangi warga Di sekitar Situ Rawa Kalong yang terdapat di RW01 Kelurahan Curug, Cimanggis, Sabut (10/3).
RICKY/RADAR DEPOK
KUNJUNGAN: Cagub Jabar, Kang Emil saat menyambangi warga Di sekitar Situ Rawa Kalong yang terdapat di RW01 Kelurahan Curug, Cimanggis, Sabut (10/3).

DEPOK Dalam lawatannya ke Kota Depok selama dua hari. Calon Gubernur (Cagub) Jabar, Ridwan Kamil berkeliling menyapa dan menanyakan kendala yang dihadapi masyarakat Depok. Salah satunya, setelah menyambangi Situ Rawa Kalong, paslon nomor urut 1 ini menilai Kota Depok bisa menjadi Lake City mengingat jumlah danau atau situ lebih dari 20.

“Melihat jumlah danau atau situ di Depok yang ada sekitar 20 lebih, pantas bila dikatakan Depok sebagai Kota Danau,” ujar Ridwan Kamil disela-sela makan siang bersama relawan dan wartawan di Resto Gula Merah Margo City Depok, Sabtu (10/3).

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menuturkan, dengan banyaknya jumlah danau, maka potensi untuk mengembangkannya semakin besar. Baik dari segi pariwisata maupun perekonomian, yang tentunya akan berdampak bagi pemasukan pemerintah dan kepuasan masyarakat.

“Dikelola menjadi tempat pariwisata, pakai perahu yang unik kan bisa mendatangkan masyarakat, karena mereka tertarik. Kemudian setelah asik main pasti lapar, ada penjualan makanan dan lainnya, tentu akan ada geliat ekonomi disana,” ujarnya.

Selain itu, Walikota Bandung ini pun mengklaim bisa mewujudkan program rumah murah di Kota Depokm, dengan cara berkoordinasi dengan penguraha untuk mengupayakan hal tersebut.

“Nanti coba lobi pengusaha untuk bikin kluster untuk pekerja yang disitu juga ada rumah,” kata kang Emil

Menurutnya, saat ini‎ banyak warga Depok yang bekerja di luar Depok. Sehinga mereka memerlukan jarak tempuh dan biaya untuk transportasinya. Melihat kondisi itu dia berinisiatif apakah nantinya bisa diupayakan agar warga Depok bekerja dan juga tinggal di kota tersebut.

“Dari semua teori yang memungkinkan ya membuat kluster ekonomi digital,” ungkapnya‎

Menurutnya konsep rumah di atas stasiun boleh jadi dikembangkan disni. Dan di Indonesia konsep tersebut belum ada.

“Kalau boleh itu saya solusikan. Dan itu bukan hal baru di negara lain,” paparnya.

Mengenai persoalan yang ada di Depok, Emil berkesimpulan bahwa 50 persen masalah yang ada mengenai tingkat kenyamanan. Artinya kata dia persoalan itu terkait dengan tata kota. Bagaimana menghadirkan trotoar yang nyaman, adanya alun-alun dan ruang terbuka publik yang bisa dinikmati secara percuma.

“Sisanya terkait infrastruktur dan kemacetan,” tukasnya.

Soal peluang bisnis yang mungkin bisa diciptakan di Depok kata dia adalah ekonomi digital. Mengingat di Depok banyak anak muda kreatif yang jago digital. “Ekonomi digital solusi untuk anak muda Depok. Kalau ini dibuat sudah paling pas,” pungkasnya. (cky)