Melihat Geliat Al-Hikam Peringati Hari Perempuan Internasional

In Satelit Depok, Wilayah Depok
RICKY/RADAR DEPOK
TAMBAH ILMU: Peserta yang mengikuti kajian Kemuslimahan dengan tema ‘Kesehatan Reproduksi Perempuan dalam Perspektif Medis dan Fiqih’di Ponpes Al Hikam Depok, Kelurahan Kukusan, Beji.

Memperingati Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada 9 Maret, Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hikam Depok menggelar talkshow atau kajian Kemuslimahan dengan tema Kesehatan Reproduksi Perempuan dalam Perspektif Medis dan Fiqih di Kelurahan Kukusan Beji.

LAPORAN: Ricky Juliansyah

 

Disadari atau tidak, masyarakat terutama perempuan masih banyak yang awam seputar kesehatan reproduksi. Baik dari sisi medis dan Fiqih atau yang biasa berhubungan dengan ibadah,

Karenannya, memperingati Hari Perempuan Internasional, Ponpes Al Hikam mengadakan kegiatan positif untuk menambah pengetahuan dan menghilangkan dahaga keingintahuan kaum hawa seputar kesehatan reproduksi.

Tidak tanggung-tanggung, panitia penyelenggara menghadirkan narasumber yang sangat qualified di bidang tersebut, seperti Dokter Spesialis Kandungan RS. Graha Permata Ibu, dr. Dewi Retnowati, Sp.OG, Pengisi tetap majlis Zawiyah Arraudhah, Ustadzah Zeina Assegaf, Lc

Kepala Pesantren Mahasiswi Al-Hikam Depok, Syifa Salma mengatakan, menjaga kesehatan reproduksi perempuan sangat penting. Pasalnya, bila tidak dijaga dan diperhatikan banyak penyakit yang ditimbulkannya. Dirinya mencontohkan, banyak perempuan yang mengalami nyeri saat siklus menstruasi begitu mudah langsung mengkonsumsi obat. Padahal, lanjutnya, dari sisi medis tidaklah seperti itu sikap yang harus diambil.

“Belum lagi, dari sisi Fiqih masih banyak perempuan yang masih belum bisa membedakan antara haid dan istihadzoh (darah penyakit-red). Penekanannya disini adalah penghitungannya, misalnya: untuk siklus haid dari 1-15 hari. Bila lebih dari itu maka masuk kategori istihadzoh. Sebab, ini kan berpengaruh kepada ibadah sehari-hari,” terang penghafal 30 juz yang juga seorang dokter umum ini.

Syifa mengungkapkan, perlunya masyarakat untuk terus mempelajari kesehatan reproduksi dari sisi medis dan fiqih. Pasalnya, akan memberikan manfaat yang besar dalam kesehatan dan ibadahnya. “Kita berharap dengan acara talkshow ini bisa menjadi stimulus untuk terus mempelajari ilmu seputar kesehatan reproduksi dalam sisi medis maupun fiqih,”paparnya.

Penyelenggara kegiatan, Siti Nur Faizah mengungkapkan, acara yang digelar Organisasi Mahasiswi Pesantren Al-Hikam (Oasis) dihadiri oleh 100 peserta dengan latarbelakang profesi yang berbeda, seperti akuntan, ibu rumah tangga, tokoh masyarakat, mahasiswi dari beragam perguruan tinggi dan lainnya.

Menurutnya, seluruh peserta sangat antusias, karena kajian seperti itu sangat jarang dan sebagian anggapan masyarakat tabu dalam membahasnya. “Ini adalah bagian dari kepedulian Al-Hikam pada masyarakat agar lebih peduli pada kesehatan dan mendatangi Majlis untuk belajar Fiqih. Nantinya, kajian ini akan dilakukan setahun tiga kali dengan beragam tema kekinian,” tandasnya. (*)

You may also read!

walikota depok bermasker putih

Mohammad Idris Ajukan Cuti Mulai 26 September

Mohammad Idris   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Mohammad Idris yang kini menjadi Walikota Depok, akan bertarung pada Pemilihan

Read More...
PN pedagang pasar kemirimuka

Banyak Bansos di Depok, Bikin Harga Sembako di Pasar Turun

MELAYANI PEMBELI : Pedagang ikan melayani pembeli saat berada di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji. FOTO

Read More...
XL untuk pembelajaran

Belajar Online Tambah Seru? #KenapaNggak

  RADARDEPOK.COM - Masa pandemi membuat kita beradaptasi dengan banyak hal baru. Selain kita harus selalu menggunakan masker, mencuci tangan

Read More...

Mobile Sliding Menu