Memaknai silaturahim

In Utama
FOTO: Ust. Imam Nafi’ Junaidi
Ketua PC JQH NU Depok

Oleh: Ust. Imam Nafi’ Junaidi

(Ketua PC JQH NU Depok)

Kata silaturahim berasal dari dua kata silah dan rahim. Silah artinya menyambung, yang merupakan ishim masdar. Sedangkan Rahim artinya rahim wanita yang merupakan bentuk mufrad atau single dari arham. Kata Rahim juga bisa berarti kasih sayang atau rahmat. Rahmat juga mempunyai makna sebuah perasaan kasih sayang yang muncul untuk menyampaikan kebaikan kepada pihak yang dikasihi.

Rasulullah SAW mengatakan dalam H.R Bukhari dan Muslim bahwa “barang siapa yang ingin rizkinya diluaskan dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menghubungkan tali silaturahim.”

Silaturahim sangat dianjurkan oleh agama. Allah Swt. berfirman, Al-Qur’an banyak bicara tentang silaturahim dan pentingnya dalam kehidupan bermasyarakat.

“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,” (QS. An-Nisa’ 4:36).

Silaturahim tidak hanya menambah rezeki dan memperpanjang umur, masih banyak manfaat-manfaat lainnya yang didapat dari silaturahim. Silaturahim akan membawa kebahagiaan, kesuksesan dan lain sebagainya. Orang yang sukses tidak lepas dengan silaturahim, begitu juga kalau ingin bahagia, maka bersilaturahimlah. Yang terpenting adalah silaturahim diniatkan hanya karena Allah saja, tidak karena yang lain. Luasnya rezeki, panjangnya umur bukan semata-mata karena silaturahim, namun semua itu karena kuasa Allah semata.

Oleh karena itu, yang namanya silaturahim bukan hanya pertemuan saja, akan tetapi bagaimana pertemuan itu akan membawa keberkahan dan mendatangkan rahmat Allah. Salam yang kita ucapkan ketika bertemu dengan seseorang merupakan doa agar kita mendapatkan keselamatan dan rahmat Allah.

Landasan dasar silaturahim adalah cinta, ketika cinta sudah tertancap antara kedua belah pihak, maka silaturahim yang sebenarnya itulah yang akan membuahkan kasih sayang antar sesama.

Allah dan Nabi Muhammad memerintahkan kita untuk silaturahim dan melarang memutuskan tali silaturahim. Sesuatu yang diperintahkan Allah dan Nabi tentunya membawa dampak positif bagi kita semua. Dengan silaturahim hubungan kekerabatan tetap hangat, dengan silaturahim umur menjadi berkah dan rezeki bertambah.

Dengan silaturahim, rahmat Allah akan turun, tetapi sebaliknya jika memutus silaturahim akan mendapat kecaman dan laknat dar Allah. Dengan bersilaturahim juga, seorang menaburkan sifat rahmat Allah kepada sesama dan alam semesta. Wallahu ‘alam…. (*)

You may also read!

aktivitas di mal depok

Tak Ada Sanksi Jika Melanggar Jam Malam di Depok

PROTOKOL KESEHATAN : Aktivitas warga di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Depok. FOTO :

Read More...
razia pelanggar PSBB di margonda

Hasil Razia Rp12.600.000 Masuk PAD

DIBERI SANKSI : Petugas gabungan memberikan sanksi kepada warga yang melintas di kawasan Jalan Margonda

Read More...
XL axiatan paket gratis

XL Axiata Meluncurkan Paket Kuota Data Gratis

KESEPAKATAN : Direktur Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Ir. Nizam,

Read More...

Mobile Sliding Menu