Mengintip Persiapan Gathering Nasional Zigath di Malang

In Komunitas Depok, Politika
RICKY/RADAR DEPOK
KOMPAK: Ketum Zigath Hosia Singgih (Kiri) didampingi Founder Zigath Subhan Toba (Kanan) bersama Ketua Panitia dan perwakilan Zigath regional Malang dan Jakarta berfoto bersama Manager Media Official Arema FC, Sudarmaji saat silaturahmi ke Sekret Arema di Malang.

Setelah 2017 lalu mengadakan Gathering Nasional di Kota Depok, di tahun ini Zigath bakal menggelar  Gathering Nasional 3 di Hotel Paradise Batu, Jalan Diponegoro No. 6 Batu,  pada 24-25 Maret mendatang. Ada yang spesial di pertemuan tahunan para pencinta Zippo Indonesia ini di kota apel. 

LAPORAN: Ricky Juliansyah

Zigath merupakan sebuah komunitas yang mempersatukan penggemar Zippo di seluruh Indonesia, Zigath berkomitmen untuk selalu mengangkat dan mengampanyekan kekayaan seni budaya, keanekaragaman flora-fauna, destinasi-destinasi indah Nusantara, cita-cita dan semangat perjuangan, serta keberagaman Indonesia.

Komunitas Zigath yang memiliki slogan resmi “The Flame of Indonesian Brotherhood” atau “Api Persaudaraan Indonesia” selain memiliki struktur pengurus di tingkat pusat, juga membangun cabang atau region yang membentang di berbagai kota. Setidaknya terdapat 20 cabang Zigath: Jakarta, Bandung, Depok, Banten, Sriwijaya (Palembang), Plat AG (Kediri, Tulungagung dan sekitarnya), Parahyangan (Tasikmalaya dan sekitarnya), Yogyakarta, Tangerang Raya, Solo, Semarang, Bali, Surabaya, Malang, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Bogor, Bekasi, dan Makassar.

Untuk gathering di Malang,  Zigath meluncurkan Zippo custom Arema yang akan diserahkan kepada klub sepak bola Arema Malang, serta Zippo bergambar Topeng Malangan yang akan diberikan kepada Padepokan Panji Asmoro Bangun, Kabupaten Malang.

Ada dua desain Zippo yang akan diserahkan kepada Arema. Satu bergambar logo resmi klub Arema, satu lagi bergambar kepala singa dengan tulisan “Arema” di sampingnya.

Zippo tersebut merupakan tanda persahabatan dan penghormatan (tribute) Zigath kepada klub sepak bola Arema yang menjadi kebanggaan arek-arek Malang (Aremania), serta penghormatan kepada pelestari Topeng Malangan.

“Zippo ini merupakan penghormatan kami kepada klub sepak bola Arema dan pelestari Topeng Malangan,” kata Ketua Umum Zigath, Hosia Singgih.

Sementara, Ketua Panitia Zigath Gathering 3 Malang, Topo Ngudi Utomo, Zippo tersebut dikemas dalam display artistik, Zippo Arema dan Topeng Malangan yang masing-masing hanya diproduksi dua buah ini tidak diperjualbelikan. “Zippo custom Arema dan Topeng Malangan berbahan white matte ini diproduksi dengan teknik imprint,” jelas Tomo.

Zippo Arema akan diserahkan di kantor Arema Malang “Kandang Singa”, Jl. Mayjen Panjaitan No. 42 Kota Malang, Jumat 23 Maret pukul 14.00, sedangkan Zippo Topeng Malangan akan diserahkan kepada Padepokan Panji Asmoro Bangun di lokasi gathering, Hotel Paradise Batu, Sabtu, 24 Maret 2018, pukul 19.30. WIB.

Selain itu, Zigath juga meluncurkan Zippo Reog limited edition. Zippo yang hanya diproduksi 100 buah ini merupakan bagian dari merchandhise Zigath Gathering 3 Malang yang bisa dikoleksi oleh para penggemar Zippo.

Zippo Reog berbahan dasar black ebony ini dihadirkan dengan emblem yang terbuat dari perpaduan bahan kulit kerbau dan kayu pinus.

Di tangan seniman pengrajin wayang kulit, Soemarno, emblem berwujud burung merak dan kepala macan ini dipahat, diukir, dilukis dan dihadirkan dalam komposisi warna bercorak ekspresif khas reog: hijau, biru, kuning, merah, dan oranye.

Zippo Reog dikemas secara eksklusif dalam boks yang terbuat dari bahan hard paper carton berwarna hitam dengan bantalan busa berlapis kain satin merah.

Reog merupakan kesenian rakyat dari Ponorogo, Jawa Timur. Identik dengan atraksi sang pembarong dalam mengangkat dadak merak yang berwujud kepala macan dan burung merak menggunakan kekuatan gigi sepanjang pertunjukan, reog dipentaskan dalam iringan alat musik tradisional seperti kempul, kenong/kethuk, angklung, ketipung, serta selompret.

“Seperti Topeng Malangan, reog merupakan seni budaya kebanggaan Indonesia,” ucap Tomo.

Untuk diketahui, dalam gathering yang digelar setiap tahun, Zigath selalu meluncurkan Zippo custom dengan karakter khas Indonesia. Pada Zigath Gathering I (2016) yang digelar di Ungaran, Jawa Tengah, Zigath meluncurkan Zippo merchandise bertema “Candi Borobudur” dan Zigath Gathering II (2017) di Depok, Jawa Barat diluncurkan Zippo merchandise bertema “Komodo” yang diproduksi dengan teknik airbrush. (*)

 

You may also read!

pradi ngobrol sama nenek

Pradi Didoakan Nenek Usia 106 Tahun

SUNGKEM : Calon Walikota Nomor Urut 1, Pradi Supriatna saat sungkem ke Mak Naimah nenek

Read More...
imam bertemu pendukung

Idris-Imam Selalu Tepati Janji Kampanye

DUKUNGAN : Calon Wakil Walikota Depok Nomor Urut 2, Imam Budi Hartono saat sosialisasi di

Read More...
maksimal nikah di KUA

Nikah di KUA Maksimal 10 Orang

Kepala KUA Beji, Dede Nasip.   RADARDEPOK.COM, BEJI – Pandemi Covid-19 benar-benar merusak segala sendi kehidupan. Bikin

Read More...

Mobile Sliding Menu