Nggak Bayar Hutang, Nuroni Dibunuh

In Metropolis
IST FOR RADARDEPOK
GARA-GARA HUTANG : Kapolsek Sukmajaya, Kompol Bronet saat bertanya kepada Yusup Bumi Hayu pelaku pembunuhan Nuroni di Gang H Salim, Jalan Ampel Raya RT2/1, Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Rabu (7/3) dinihari.

DEPOK-Duel maut yang mengakibatkan Nuroni dibunuh di Gang H Salim, Jalan Ampel Raya RT2/1, Kelurahan Abadijaya, Sukmajaya, Rabu (7/3) dinihari ternyata akibat hutang piutang. Pelaku Yusup Bumi Hayu, dongkol karena korban tidak membayar tagihan kepada bank selama 10 bulan.

Kapolsek Sukmajaya, Kompol Bronet mengungkapkan, peristiwa itu terjadi di kediaman Nuroni di kawasan Jalan Lingkungan Cipayung, RT 2/1, Kelurahan Abadijaya, Rabu (6/3) pagi 03:00.

Kejadian bermula karena pelaku bernama Yusup, menagih hutang pada korban. Uang tersebut didapat dari pinjaman bank sebesar Rp20 juta menggunakan nama pelaku. Keduanya, adalah teman satu pekerjaan di sebuah perusahaan swasta di kawasan Sukmajaya. Uang pinjaman kemudian dibagi dua, masing-masing Rp 10 juta.

“Keduanya ini sebenarnya saling kenal, mereka berkawan sejak lama. Nah dari pengakuan tersangka, kami akhirnya mengetahui jika aksi tersebut dilatarbelakangi hutang piutang,” kata Bronet kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Pertanyaan pelaku kepada korban bukan tanpa alasan, sebab selama 10 bulan terakhir pelaku yang membayar angsuran ke bank. Sedangkan korban, yang baru saja menerima pesangon belum juga membayar kewajibannya. Namun rupanya, tagihan itu membuat korban emosi.

“Korban ini katanya tempramen, justru pelaku tadinya enggak mau ribut, makanya sempat pulang. Tapi, sama si korban disuruh balik lagi, dia diancam kalau enggak balik lagi bakal dicari. Disitulah insting si pelaku bakal ribut, makanya dia bawa pisau,” jelas Bronet.

Akhirnya duel sengit itu pun tak bisa dihindari. Korban tewas seketika akibat luka tusuk di bagian jantung. Ketika keduanya berkelahi tidak ada yang melerai lantaran berlangsung sekira pukul 03:00 WIB.

“Pelaku sempat dipukul duluan, akhirnya jadi ribut. Melihat korbannya terjatuh karena ditusuk, pelaku sempat kabur namun akhirnya tertangkap warga,” beber Bronet.

Kini, jasad pemuda 35 tahun itu telah di makamkan tak jauh dari rumah duka sementara pelaku terancam pasal 338 tentang pembunuhan. Kasusnya ditangani Polsek Sukmajaya. (cr2)

You may also read!

919 RW dipasang wifi

919 RW di Depok akan Dipasang Wifi Gratis

RENCANA WIFI GRATIS : Warga melintas di depan Balai RW 02, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan

Read More...

Zona Merah Pernikahan Berujung Darurat Perceraian

  Oleh: Nurina P.Sari Penggerak Komunitas Ibu Peduli Generasi   “SAYA mau daftar cerai,” itulah ungkapan yang paling sering terdengar oleh para petugas

Read More...
tim wuhan

Damkar Depok Terjunkan Tim Wuhan

STERILISASI : Petugas saat melakukan penyemprotan menggunakan alat semprot fogging berbentuk uap di seluruh area

Read More...

Mobile Sliding Menu