Pembunuh Sopir Taksi Daring Dibekuk

In Utama
IRWAN/ RADAR DEPOK
DIGIRING POLISI: AS, pelaku pengelapan kendaraan saat diboyong ke sel Polresta Depok, kemarin (6/3). AS juga diduga kuat sebagai pelaku pembuhunan sopir taksi online di Gunung Salak, Kabupaten Bogor Bogor.

DEPOK – Jajaran Polresta Depok membekuk pelaku penggelapan mobil berinisial AS, di kawasan Kabupaten Subang. AS juga diduga sebagai salah satu pelaku pembunuhan sopir taksi daring (online) Justinus JH Sinaga (40) yang ditemukan tewas di Gunung Halimun Salak, Kabupaten Bogor.

Saat ini, barang bukti berupa mobil Toyota Avanza bernopol B 1992 EKM masih disita Polres Subang. Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto menyebutkan, awal penangkapan AS berasal dari laporan korban pemilik warung di Kecamatan Pancoranmas, terkait adanya penggelapan kendaraan roda empat oleh AS.

Peristiwa pengelapan mobil itu bermula saat AS meminjam kendaraan kepada pemilik mobil yang kebetulan milik majikannya. AS beralasan ingin mengantarkan orang tuanya ke rumah sakit. Lama tak terdengar kabar dan mobil pun tidak dikembalikan, korban akhirnya melaporkan kasus penggelapan tersebut ke Polresta Depok.

“Pelaku AS kami ringkus di Kabupaten Subang, setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Polres Subang,” ungkap Didik kepada Radar Depok, Selasa (6/3).

Didik mengatakan, pelaku diamankan saat melakukan transaksi mobil hasil penggelapan tersebut. Ternyata, di dalam laporan di Polres Subang bahwa pelaku menjual hasil pengelapan mobil pinjaman atau rental. “AS ini sudah menjadi tersangka, karena banyak bukti,” kata Didik.

Bahkan pelaku AS lanjut Didik, pernah terlibat sederet kasus kendaraan. Dari sinilah terungkap jika pelaku melakukan kejahatan penggelapan lainnya.

“Penyidik juga melakukan pemeriksaan lain. Hasil sementara dugaan kuat pelaku AS ini terlibat dalam tindak pidana kasus pencurian, dengan kekerasan di Bogor yang menewaskan sopir taksi online,” tegas Didik.

Meski begitu, pihaknya hingga saat ini masih berkoordinasi dengan Polres Bogor, guna memastikan ada atau tidaknya keterlibatan pelaku lain dalam kasus tersebut. “Perlu pembuktian untuk memperkuat dugaan itu, sekaligus mengejar pelaku lain,” ucap Didik.

Menambahkan ucapan Kapolres, Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana menyebutkan, tersangka AS, ditangkap saat anggota dari Polres Subang sedang melakukan razia kendaraan di Subang, Jawa Barat.

“Ya betul pelaku sudah ditangkap saat terkena razia di Subang ketika membawa mobil milik korban,”ujarnya  Selasa (6/3) subuh.

Pelaku AS kena razia pada Minggu (4/3/20) kemarin. Pada saat kejadian tersangka AS dalam posisi sedang mengemudikan mobil. Sedangkan beberapa temannya yang diduga pelaku lainnya berhasil lari.

“Pada saat terkena razia teman pelaku keluar mobil lalu lari. Pada saat razia pelaku ini sedang dalam keadaan menyetir mobil sehingga tidak bisa kabur ketika polisi menyetopnya,”ungkapnya.

Sementara itu, anggota Satlantas Polres Subang mengamankan pelaku berserta barang bukti mobil Toyota Avanza hitam B 1992 EKM milik korban Justinus. “Pelaku tidak bisa menunjukkan surat-surat sah atas kepemilikan mobil tersebut. Tidak lama kemudian anggota Polres Subang melakukan koordinasi dengan kami, lalu pelaku serta barang bukti kini sudah kita amankan,”tambahnya.

Mantan Kapolsek Sunda Kelapa ini menuturkan, setelah dilakukan pemeriksaan itensif pelaku AS ini juga ada catatan kriminal di Polresta Depok atas kasus penggelapan mobil. ”Kami bawa pelaku lantaran ada LP penggelapan mobil di wilayah kita juga,” ucapnya.

Berdasarkan keterangan tim saat mengintrogasi pelaku, lanjut Kompol Putu, pelaku juga sudah mengakui perbuatannya telah membunuh korban. Pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan Polres Bogor terkait untuk kasus pembunuhan ini.

“Pelaku AS ini salah satu komplotan yang membunuh korban. Pengakuannya AS membunuh korban dibantu sekitar dua-tiga orang temannya. Keterangannya masih mencla-mencle juga,”imbuhnya.

Sebelumnya, sopir taksi angkutan daring Justinis JH Sinaga ditemukan tewas dibunuh, dengan kondisi tangan dan kaki terikat lakban hitam di semak-semak kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak.

Informasi yang dihimpun, mayat korban ditemukan warga di pinggir jalan menuju objek wisata Gunung Bunder Kabupaten Bogor atau di jalan Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan. Justinus merupakan warga Jalan Beji Pladen RT07/RW14 Kelurahan Beji, Kota Depok. (irw)

You may also read!

Simulasi pilkada polda metro jaya

Ratusan Personel Kepolisian Disiagakan untuk Pilkada Depok

PANTAU : Karoops Polda Metro Jaya, Kombes Marsudianto, usai memantau kegiatan simulasi Pilkada di Alun-alun

Read More...
menara air sukmajaya diruntuhkan

Ini Alasan PDAM Tirta Asata Rubuhkan Menara Air Sukmajaya

IKON : Menara air PDAM Tirta Asasta di Jalan Kejayaan, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya akan

Read More...
perjalanan KRL ditambah

Ini Syarat Karyawan Saat Pembatasan Aktifitas Masyarakat di Malam Hari

PADAT : Suasana perjalanan kereta di Stasiun Citayam, Kota Depok. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK   RADARDEPOK.COM, DEPOK

Read More...

Mobile Sliding Menu