Beranda Pendidikan Senyum Ajaib Siap Bersaing di Level Asia

Senyum Ajaib Siap Bersaing di Level Asia

0
Senyum Ajaib Siap Bersaing di Level Asia
MI AL MUHAJIRIYAH FOR RADAR DEPOK HEBAT: Siswa MI Al Muhajiriyah, yakni Rasya Daffa Akbar, Nakhdan Syraf Fauzi Naim, dan Alifa Rizkiana Elfasya dengan filmnya yang berjudul Senyum Ajaib menjadi juara Panasonic Gobel Indonesia, dan maju ke tingkat Asia.
MI AL MUHAJIRIYAH FOR RADAR DEPOK
HEBAT: Siswa MI Al Muhajiriyah, yakni Rasya Daffa Akbar, Nakhdan Syraf Fauzi Naim, dan Alifa Rizkiana Elfasya dengan filmnya yang berjudul Senyum Ajaib menjadi juara Panasonic Gobel Indonesia, dan maju ke tingkat Asia.

DEPOK – Prestasi MI Al Muhajiriyah terus berlanjut, tiga siswa yang menjadi wakil madrasahnya di ajang Panasonic Gobel Indonesia berhasil menuai juara pertama di tingkat Indonesia. Dengan prestasi tersebut, maka tiga siswa MI yang berlokasi di Jalan Persatuan, Kecamatan Cinere akan menjadi wakil Indonesia untuk lomba yang sama di tingkat Asia.

Kepala MI Al Muhajiriyah, Zubaidah mengatakan, sebelumnya madrasahnya memasuki tiga besar untuk tingkat nasional, dan setelah membuat film Senyum Ajaib dari naskah yang dibuatnya, MI Al Muhajiriyah pun berhasil menyisihkan dua pesaingnya, dan keluar menjadi juara pertama.

“Jadi, di film tersebut siswa membuatnya sendiri, tentunya dengan arahan dari guru pembimbing. Nama-nama siswanya, antara lain Rasya Daffa Akbar, Nakhdan Syraf Fauzi Naim, dan Alifa Rizkiana Elfasya,” ucapnya kepada Radar Depok.

Zubaidah menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan kapan kompetisi video tingkat internasional tersebut dilaksanakan. Tetapi, pihaknya bersama dengan sutradara dari Panasonic Gobel Indoneis sudah menyempurnakan film Senyum Ajaib, tentunya tetap siswa yang membuat film tersebut, dengan bantuan arahan dari sutradara.

“Ada beberapa hal yang memang harus dilakukan untuk penyempurnaan film tersebut, karena nanti saingannya adalah film-film terbaik dari beberapa negara di Asia,” jelasnya.

Zubaidah menjelaskan, ini juga menjadi pembuktian madrasah memiliki daya saing dalam hal prestasi dalam bidang apapun. Karena, siswa di madrasah sama halnya dengan siswa dari sekolah lainnya, tetapi memiliki potensi dan bakat yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sebagai penyempurnaan dalam pendidikan.

“Tidak hanya mengenai pendidikan agama saja, tetapi juga pada semua hal yang memang bisa mengasah potensi dan bakat siswa,” katanya. (peb)