Beranda Pendidikan SMPN 1 Depok Unprak SBK

SMPN 1 Depok Unprak SBK

0
SMPN 1 Depok Unprak SBK
SANI/RADAR DEPOK SERIUS: Siswa Kelas IX-C SMPN 1 Depok didampingi guru penguji (berdiri) saat ujian praktek SBK di halaman sekolah, kemarin (7/3).
SANI/RADAR DEPOK
SERIUS: Siswa Kelas IX-C SMPN 1 Depok didampingi guru penguji (berdiri) saat ujian praktek SBK di halaman sekolah, kemarin (7/3).

DEPOK– Sebagai salah satu syarat kelulusan sekaligus menyiapkan bekal siswa dalam bidang kesenian, puluhan siswa SMP Negeri 1 Depok melaksanakan ujian praktek (unprak) mata pelajaran seni budaya dan keterampilan (SBK) di halaman sekolah, Jalan Pemuda Raya, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, kemarin (7/3).

Guru SBK SMPN 1 Depok, Yohana mengatakan, untuk unprak tahun ini diambil dua kategori penilaian dari silabus yang telah ditetapkan, yakni seni rupa dengan teknik grafis cetak dalam dan seni musik ansambel.

“Hari ini (kemarin, red), siswa membuat taplak meja dengan cetak dalam tekniknya cocol. Mereka berkelompok terdiri empat sampai enam orang. Motif yang digunakan adalah flora dan fauna,” kata Yohana kepada Radar Depok.

Seluruh siswa dibebaskan untuk berkreasi di atas bahan taplak yang akan mereka buat dengan menggunakan bahan cat warna acrylic.

“Diserahkan semuanya ke mereka. Ini juga praktek di luar kelas atas keinginan mereka juga. Agar mereka itu dapat semakin dekat dengan alam dan kreativitasnya semakin keluar,” lanjut Yohana.

Unprak di SMPN 1 Depok dilaksanakan sampai Jumat (9/3) mendatang, dengan total kelas IX sebanyak 10 rombel. Masing-masing rombel terdiri dari 40-42 siswa.

“Seni musiknya sudah lebih dulu minggu lalu, minggu ini tinggal seni rupanya saja. Satu hari dua kelas yang praktek,” ucapnya.

Yohana menuturkan, untuk seni musik ansambel, masing-masing kelompok terdiri dari 8 hingga 16 siswa. Mereka memainkan musik melodi, harmoni, dan ritmis dengan membawakan lagu mancanegara.

“Diwajibkan seluruh siswa mambawa alat musik dan menyanyi, jadi mudah dinilainya kalau semuanya kompak,” tutur Yohana.

Salah satu kelompok yang tengah unprak saat itu mengaku senang dengan praktek seni rupa, karena dapat menambah pengalaman.

“Seru belajar seperti ini sambil bermain, berkreasi, nanti hasilnya akan kita berikan ke guru-guru sebagai tanda kenang-kenangan dari kami,” tutur para siswa. (cr3)