Tiap Selasa Wajib Bawa Sampah

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
PEDULI LINGKUNGAN: SD Nasional Plus Tunas Iblam mewajibkan anak didiknya membawa sampah ke sekolah yang sudah dipilah dari rumah setiap hari Selasa.

DEPOK– Menjadi sekolah berwawasan lingkungan memang tidak mudah, karena harus menerapkan nilai-nilai cinta dan peduli terhadap lingkungan sekolahnya. Seperti Itulah yang dilakukan SD Nasional Plus Tunas Iblam dengan mewajibkan anak didiknya kelas I-VI memilah sampah berdasarkan kategori yang dilakukan setiap hari Selasa.

Koordinator Bank Sampah SD Nasional Plus Tunas Iblam, Kartini mengatakan, pemilahan sampah dilakukan setiap Selasa, yang dimana pihak sekolah mewajibkan seluruh siswa untuk membawa sampah dari rumah untuk dikumpulkan di sekolah.

“Mereka wajib bawa sampah, boleh botol atau gelas plastik, koran, duplek. Dikumpulkan di kelas dengan guru, kemudian ditimbang dan dijual atas nama kelas,” kata Kartini kepada Radar Depok, ditemui di sekolah Jalan H. Sanim, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, kemarin (6/3).

Pihak sekolah juga mengadakan lomba antar kelas setiap bulannya. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan semangat siswa untuk mencintai kebersihan dengan cara mengumpulkan sampah.

“Nanti dilihat timbangan sampah yang paling banyak di kelas mana. Juaranya diumumin saat upacara. Semakin banyak sampah, berarti mereka terlihat semakin peduli akan lingkungannya baik di sekolah dan di rumah,” tutur Kartini.

SD Nasional Plus Tunas Iblam kini sudah bekerja sama dengan Bank Sampah Kecamatan Beji. Sampah yang sudah terkumpul dijual ke bank sampah kecamatan.

“Uang hasil penjualan sampah itu nanti dikumpulkan untuk kas kelas. Kalau ada kegiatan yang berhubungan dengan kelas pakai uang itu,” sambungnya.

Selain siswa-siswi, kata Kartini, karyawan dan guru juga dapat membawa dan memilah sampah di sekolah walau pun sifatnya tidak wajib.

“Tapi hanya boleh hari Sabtu saja, karena siswa libur di hari itu. Jadi dibebaskan untuk guru dan karyawan jika berminat,” katanya.

Dengan kebiasaan membawa dan memilah sampah di sekolah, siswa semakin cinta dan peduli akan lingkungan, serta dapat menerapkannya ketika berada di rumah.

“Saat libur sekolah mereka kan di rumah, maunya mereka juga terapkan ini. Segala sesuatu itu harus dimulai sejak dini, agar kedepannya terbiasa,” tutup Kartini. (cr3)

You may also read!

gerabah serahkan SK dukungan pradi

Gerabah Serahkan SK Dukungan Buat Pradi-Afifah

DUKUNG : Penasehat Gerabah, H. Sarmili disaksikan pengurus dan kader dari 11 kecamatan dan 63

Read More...
satpol pp razia jam malam di depok

Ingat, Sosialisasi Pembatasan Aktivitas Malam Hanya Tiga Hari

INGATKAN : Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny memberikan sosialisasi pembatasan aktivitas masyarakat di malam

Read More...
pembelakuan jam malam di hari pertama

Hari Pertama Pembatasan Aktivitas Malam di Depok, Banyak Pedagang Bingung

SOSIALISASI : Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny memimpin sosialisasi

Read More...

Mobile Sliding Menu