UP Gelar Event Intern Day dan Pekan Seminar

In Politika
RICKY/RADAR DEPOK
KEGIATAN: Rektor Universitas Pancasila, Wahono Sumaryono didampingi Ketua Panitia CEDC, Petiana Indriati .

JAKARTA – Universitas Pancasila (UP) melalui Career Entrepreneurship Development Centre (CEDC) menggelar event Intern Day dan Pekan Seminar 2018 di Taman Universitas Pancasila Fakultas Pariwisata, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan, Kamis (8/3).

Rektor Universitas Pancasila, Wahono Sumaryono mengatakan, even ini perupakan program kerja CEDC, dimana universitas mendukung kegiatan untuk memberikan informasi dan bekal kepada mahasiswa serta lulusan, terkait informasi kerja sampai melatih mereka mengembangkan entrepreneurship.

“Itu nanti dihubungkan dengan alumni. Alumni UP ini kan sudah 52.000 orang, ada yang menjadi pemilik perusahaan, eksekutif di BUMN maupun swasta, pemerintahan. Kami kumpulkan menjadi suatu potensi untuk nanti bersinergi mengembangan kewirausahaan berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi dimana mereka belajar,” kata Wahono kepada Radar Depok, usai kegiatan.

Jadi, membangun yang disebut knowledge society melalui pendekatan entrepreneurship. Di sini, sambung Wahoni CEDC memiliki peran. Bahkan, ada even yang dilaksanakan di kelas dengan mengundang praktisi dan pebisnis sukses.

“Mulai dari Ketua Pembina (Siswono Yudohusodo.red), kan pebisnis sukses dan lainnya. Dari even ini, paling tidak mengajarkan mahasiswa agar bisa menjadi pebisnis sukses dan tidak pernah patah semangat. Yang penting optimis, ketika jatuh, harus bangun lagi dan berani menatap masa depan,” ungkap Wahono.

Ilmu tersebut bisa berbasis ilmu yang dipelajari atau dari lainnya. Karena, pada akhirnya passion seseorang yang akan menentukan kemana mereka berkarir. “Kalau ilmu kan mengembangkan kecerdasan dan menganalisa. Kegiatan ini semacam bursa untuk mendorong mahasiswa untuk lebih proaktif melihat dunia luarnya, karena anak sekarang kan, kadang-kadang dengan kemajuan IT, dia sangat connected  di sisi lain dia terperangkap dengan gadget yang dimiliki,” ujarnya.

Tujuannya sendiri, kata Wahono, bagaimana membangun proses pendidikan tinggi negeri ini yang banyak dilakukan tadinya transfer knowlerge ke Knowing, tapi transfer knowlerge menjadi Being.

“Terserah passion mereka. Universitas dan fakultas memfasilitasi. Ada yang magang dan mereka butuh apa saja, antara kebutuhan mereka dan yang ditawarkan akan diklopkan dengan CEDC. Kalau alumni banyak, magang di perusahaan besar. Nanti setelah lulus diberikan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), diluar ijazah dan transkrip,” tandasnya.

Sementara, Ketua Pelaksana Harian CEDC, Petiana Indriati mengatakan, di universitas lain hanya CDC, tapi di UP menambahkan Entrepreneur karena Rensra dari UP adalah menuju Entrepreneu University.

Ini merupakan fiding dan motivasi bagi mahasiswa engawali kegiatan perkuliahan semester genap 2017-2018,” kata Petiana.

Jadi, pihaknya memberikan kegiatan yang edukatif. Sehingga CEDC perlu melakukan reminding tentang keberadaan CEDC di kampus sebagai bagian program kerja CEDC serta mulai diberlakukannya pengumpulan point SKPI bagi mahasiswa.

“Poin SKPI ini tidak mudah, jika tidak membantu mereka, akan sulit mengingat jadwal perkuliahan mereka cukup padat. Kami senantiasa aware  dan care  terhadap mahasiswa dalam mengumpulkan point SKPI, tidak hanya kemampuan akademiknya, tetapi non akademik dan soft skill  kami perkuat. Sehingga lulusan UP siap kerja dan menjadi Entrepreneur,” ucap Petiana.

Aktifitas yang menyegarkan dan membawa pengaruh gembira perlu diberikan kepada mahasiswa agar kembali bersemangat memulai perkuliahan, dengan memberikan ambience positif yang menarik perhatian melalui kegiatan edukatif dengan menyisipkan unsur musik di dalamnya, karena strategi CEDC harus mampu menguasai Kognitif, Afektif, Kognatif.

“Berkaitan dengan layanan CECD untuk seluruh mahasiswa, saatnya CEDC memberikan informasi tentang magang kerja dan tambahan pengetahuan untuk mahasiswa yang dikemas dalam sebuah event Intern Day dan Pekan Seminar,” tandasnya. (cky)

You may also read!

5 Fakta dari Terpaparnya virus Korona Istri Walikota Depok

Elly Farida.   RADARDEPOK.COM - Istri dari Walikota Depok Mohammad Idris, yakni Elly Farida dinyatakan positif virus

Read More...
pnj kasih mesin cuci tangan ke SMP

PNJ Hibahkan Perangkat Alat Cuci Tangan Portabel untuk SMP Islam Taufiqurrahman Depok

BERMANFAAT : Program Studi D-III Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) hibahkan

Read More...
UI bikin aspal dari sampah

Inovasi UI Jadikan Sampah Plastik Campuran Aspal Jalanan

UJI MATERI : Uji coba pengaspalan berbahan sampah plastik di Jalan Prof. Dr. Sumitro Djoyohadikusumo,

Read More...

Mobile Sliding Menu