USBN Mei, UNBK April

In Metropolis, Pendidikan
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
SIMULASI UNBK : Sejumlah siswa dan siswi sedang melaksanakan simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK Al-Muhtadin, Jalan Raya Cipayung, Kecamatan Cipayung, kemarin.

DEPOK–Tak lama lagi sedikitnya puluhan ribu siswa dari jenjang SD, SMP dan SMA akan menghadapi ujian akhir nasional, demi memburu nilai yang tertinggi. Catat dan diingat, Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) SD yang diikuti 26.544 siswa akan digelar 3-5 Mei, SMP peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 21.416 siswa dilaksanakan 23 sampai 26 April, dan UNBK SMA atau SMK yang diikuti 20.638 siswa dihelat 9 hingga 12 April.

Kepala Bidang Pendas Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok,  Mulyadi mengatakan, pelaksanaan ujian akhir nasional untuk tingkat SMP dan SMA atau SMK sudah berbasi komputer, atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Dengan berbasis online, jadi data siswa yang mengikuti UNBK sudah masuk di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pada Desember 2017.

“Sekarang sudah ditutup Kemendikbud dan itu tak bisa menambahkan data siswa yang ikut UNBK. Tapi, kalau untuk pergantian karena ada keselahan data nama, dan lainya bisa diganti pihak sekolah,” kata Mulyadi, kepada Radar Depok, kemarin.

Data peserta UNBK yang didaftarkan mendapatkan username atau ID untuk masuk di server saat melaksanakan UNBK. “Dalam pelaksanaan UNBK nanti, siswa tak bisa tukar komputer, karena sudah masuk server yang sudah terdaftar,” kata dia.

Menurutnya, server ini perbandinganya 1:3 dengan satu server bisa 40 client atau komputer. Jadi, jika ada sekolah yang kurang kumputer atau leptop bisa dibagi tiga sesi. “Karena satu hari itu satu mata pelajaran,” ucapnya.

Mulyadi menambahkan, pelaksanaan UNBK  SMP ini akan dilaksanakan pada 23 sampai 26 April. Sedangkan, untuk ujian susulan dilaksanakan pada 8-9 Mei. “Jadi pelaksanaan UNBK SMA dan SMK dulu itu dilaksanakan pada 9-12 April dengan ujian susulan pada 17-18 April,” bebernya.

UNBK di tingkat SMP negeri dan swasta ada 214 sekolah, ditambah MTS 72 sekolah termasuk MTs Negeri. Dari jumlah tersebut telah disediakan total server 341. “Jadi total siswa yang ikut UNBK SMP dan MTS ada 21.416 siswa,” bebernya.

Sedangkan untuk SMA dan SMK, kata Mulyadi beradasarkan data yang ada di Disdik Depok SMA ada 61 sekolah terdiri dari sekolah  negeri 13, SMK ada 126 sekolah dan SMK negeri ada empat. “Jumlah siswa SMA 8.368 dan SMK 12.270 siswa, jika ditotal 20.638 siswa. Tapi ini sudah kewenangan Provinsi Jawa Barat,” terang dia.

Terpisah, Sekretaris Disdik Depok, Tinte Rosmiati menyebutkan,  pelaksanaan UNBK belum bisa diterapkan di SD. SD itu isian atau Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Untuk pelaksanaan USBN di tingkat SD ini akan dilaksanakan pada 3–5 Mei. Di Depok SD negeri dan swasta sebanyak 423 sekolah, dengan peserta USBN sebanyak 26.544 siswa. “Persiapan untuk USBN SD saat ini tahap sosialisasi Juknis USBN, serta pembuatan soal untuk USBN,” tutup Tinte. (irw)

 

You may also read!

5 Fakta dari Terpaparnya virus Korona Istri Walikota Depok

Elly Farida.   RADARDEPOK.COM - Istri dari Walikota Depok Mohammad Idris, yakni Elly Farida dinyatakan positif virus

Read More...
pnj kasih mesin cuci tangan ke SMP

PNJ Hibahkan Perangkat Alat Cuci Tangan Portabel untuk SMP Islam Taufiqurrahman Depok

BERMANFAAT : Program Studi D-III Teknik Mesin, Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) hibahkan

Read More...
UI bikin aspal dari sampah

Inovasi UI Jadikan Sampah Plastik Campuran Aspal Jalanan

UJI MATERI : Uji coba pengaspalan berbahan sampah plastik di Jalan Prof. Dr. Sumitro Djoyohadikusumo,

Read More...

Mobile Sliding Menu