Warga Tapos Korban Lift Jatuh

In Utama
METROPOLITAN FOR RADARDEPOK
DIGARIS POLISI: Lift milik PT Serena Indopangan dipasangi garis polisi setelah sebelumnya jatuh dan menimpa pekerja.

DEPOK – Braak! Suasana di pabrik biskuit milik PT Serena Indopangan yang semula hanya terdengar suara puluhan pekerja tiba-tiba jadi riuh. Sejumlah pekerja berbondong-bondong mendekati sumber suara yang mirip bangunan runtuh. Begitu dilihat, lift yang biasa dipakai sudah jatuh berantakan. Insiden maut pun tak terelakkan di pabrik biskuit Khong Guan yang berlokasi di Cibinong.

Jam menunjukkan pukul 04:30 WIB. Tak seperti biasa, suasana di pabrik biskuit itu sudah ramai. Ini menyusul kecelakaan kerja yang dialami M Arif Kamaludin (22) warga Kampung Tapos, Cilangkap, Kecamatan Cilangkap, Kota Depok.

Puluhan pekerja dibuat kaget begitu melihat Arif sudah terperosok bersama lift yang jatuh dari ketinggian lima meter. Pekerja yang tadinya sibuk merapikan kardus mulai meninggalkan pekerjaannya.

Hingga tak berselang lama, sejumlah petugas kepolisian mendatangi gudang bagian pengemasan yang menjadi lokasi korban terjatuh. Garis polisi sudah mengitari area lift, tempat korban meregang nyawa. Rupanya lift itu yang biasa dipakai untuk mendistribusikan barang dari lantai dua ke lantai satu.

Saksi mata, Deni Ramadhan (19), yang merupakan rekan korban menceritakan bahwa saat itu korban masuk ke bagian jatah shif II di lantai dua. Ketika itu, sekitar pukul 04:30 WIB, Arif hendak memindah tumpukan kardus biskuit yang ada dalam lift.

Baru kaki kanan melangkah ke lift untuk mengambil troli yang berisi tumpukan kardus, tiba-tiba lift tersebut jatuh ke lantai satu. Korban pun tertimbun tumpukan kardus. “Mendengar suara lift yang terjatuh, para karyawan langsung berlarian menuju lift yang putus dan membantu korban yang kejepit dus,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Sarjiman menyayangkan tidak adanya laporan dari perusahaan atas kecelakaan kerja yang menimpa Arif. Pihak kepolisian mengetahui adanya kecelakaan kerja itu dari warga sekitar, bukan dari pihak perusahaan. “Kita cek ke TKP dan mengumpulkan bukti-bukti, termasuk meminta keterangan dari saksi yang merupakan teman korban,” ujar Sarjiman saat meninjau TKP.

Menurut keterangan saksi, Deni, korban berencana mengambil barang di lift. Namun, tali lift putus hingga korban terjatuh dan meregang nyawa. “Guna mengumpulkan bukti-bukti, kita mendatangi rumah sakit, termasuk rumah korban. Saat ke rumah korban, pihak keluarga masih berduka,” bebernya.

Terpisah, HRD PT Serena Endang Mulyana menuturkan, kecelakaan yang menewaskan korban M Arif Kamaludin itu akibat kelalaian manusia. Menurut keterangan dari temannya, sebelum kejadian, korban sudah mengantuk. “Korban merupakan karyawan borongan yang baru masuk dua bulan ini,” katanya.

Masalah lift putus, ia mengaku selama ini pihak perusahaan melakukan perawatan secara reguler. Selain itu, sesuai ketentuan penggunaan, lift barang khusus untuk barang, bukan untuk orang. Untuk mengambil barang di lift hanya cukup menarik trolinya saja, tidak dengan harus masuk orangnya. Pihak perusahaan sudah mendatangi keluarga korban dan mengucapkan dukacita, termasuk santunan. “Korban sebelum meninggal dunia sempat dibawa ke rumah sakit dan akhirnya dimakamkan pihak keluarga,” pungkasnya. (ads/c/feb/run)

You may also read!

alfamidi SMK Putra Bangsa

SMK Putra Bangsa Gulirkan Alfamidi Class

LULUSAN TERBAIK : Siswa-siswa SMK Putra Bangsa yang menjadi calon peserta Program Alfamidi Class berfoto

Read More...
kantor bawaslu depok ditutup

Ada yang Terkena Covid-19, Sekretariat Bawaslu Depok Tutup

TUTUP : Penampakan Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Depok di Jalan Nusantara Raya, Nomor 1 RT03/13

Read More...
penertiban masker di kecamatan bojongsari

66 Pelanggar Terjaring di Kecamatan Bojongsari

HUKUMAN : Anggota Satpol PP Kota Depok saat memberikan sanksi sosial kepada pelanggar yang tidak

Read More...

Mobile Sliding Menu