SANI/RADARDEPOK BAHAGIA: Rodiah warga Meruyung membeli paket sembako murah disaksikan Sekel Meruyung, Ade Hikmawan.
SANI/RADARDEPOK
BAHAGIA: Rodiah warga Meruyung membeli paket sembako murah disaksikan Sekel Meruyung, Ade Hikmawan.

DEPOK – Mata Rodiah berkaca-kaca saat membeli sembako di pasar murah Kelurahan Meruyung, Limo beberapa hari lalu. Warga RT6/5 Meruyung ini merasa terbantu dengan harga yang miring sebesar Rp60 ribu, mendapatkan sejumlah kubutahan sehari-hari.

Kepada Harian Radar Depok, Rodiah mengaku, sangat senang dan berterimakasih kepada Pemerintah, karena mendapat jatah kupon untuk membeli sembako murah. Dia berharap nanti menjelang lebaran Idul Fitri pasar murah seperti ini diadakan lagi. Umumnya harga barang kebutuhan pokok menjelang lebaran sangat tinggi. “Harga paket semko yang dijual lebih murah 40 persen dari harga pasaran,” katanya.

Sementara, Sekretaris Kelurahan (Sekel) Meruyung, Ade Hikmawan mengatakan, pendistribusian kupon sembako murah bagi warga didasarkan atas usulan para ketua lingkungan, sedangkan kantor kelurahan hanya memfasilitasi tempat pelaksanaan pasar murah yang digaungkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Depok.

“Kalau bicara kurang sudah pastilah, karena berdasarkan data jumlah warga kurang mampu di wilayah kelurahan lebih dari dua kali lipat dari jatah paket sembako murah yang disediakan. Tapi kami sangat bersyukur mendapatkan jatah 150 paket,” ujar Ade.

Paket sembako yang dibeli berisi, 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, 1 kaleng susu kental manis dan 1 pack teh celup. Semuanya itu hanya dijual dengan harga Rp60 ribu sementara harga pasaran mencapai Rp107.000 atau hemat lebih dari 40 persen. (cr3)