Beranda Metropolis 325 Sekolah Depok Deklarasikan Ramah Anak

325 Sekolah Depok Deklarasikan Ramah Anak

0
325 Sekolah Depok Deklarasikan Ramah Anak
IRWAN/RADARDEPOK DEKLARASI : Walikota Depok Mohammad Idris bersama kepala OPD di jajaran Pemkot Depok mendeklarasikan sekolah Ramah Anak, digelar di Balaikota II, kemarin.
IRWAN/RADARDEPOK
DEKLARASI : Walikota Depok Mohammad Idris bersama kepala OPD di jajaran Pemkot Depok mendeklarasikan sekolah Ramah Anak, digelar di Balaikota II, kemarin.

DEPOK – Pemerintah Kota Depok memiliki cita-cita menjadi Kota Layak Anak (KLA) di tahun 2021. Guna menunjang capaian tersebut, sedikitnya 352 sekolah mendeklarasikan Sekolah Ramah Anak, di Baleka II lantai 10, Senin(2/4).

“Cita-cita Depok menjadi KLA. Mari bersama kita wujudkan dengan deklrasi sekolah ramah anak. Tapi jangan seremonial saja harus terwujud yang merupakan harapan kita,” kata Walikota Depok, Mohammad Idris kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Program sekolah layak anak, kata dia, didasarkan dari undang-undang perlindungan anak dan sistim hak pendidikan bagi anak. Deklrasi ini juga sebagai kepedulian Pemkot Depok, menekan terjadinya kekerasan pada anak di sekolah. “Kami harap deklrasi ini jangan awalnya saja semangat, tapi harus ada berkelanjutan. Tentu orang tua juga harus mendukung,” tuturnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Bidang Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak DPPAMK Depok, Yulia Oktaviani menyebutkan, acara deklrasi ini diikuti kurang lebih 352 sekolah. Meski, jumlah itu lebih besar yang diajukan Dinas Pendidikan Depok. “Sebagain dulu dirangkul mendeklrasikan sekolah ramah anak,” kata Yulia, kepada Radar Depok, kemarin.

Jumlah sekolah di Depok yang cukup banyak, akan dirangkul keseluruhanya di waktu Hari Anak Nasional pada 23 Juli. “Kami (DPPAMK) dan Disdik Depok serta OPD lain sepakat menciptakan sekolah ramah anak,” tutur dia.

Lanjut Yulia, sekolah ramah anak ini sudah berjalan di 120 sekolah berdasarkan data dan surat keputusan (SK) Disdik Depok. Namun, sekolah ramah anak ini akan dibuatkan SK Walikota Depok yang direncanakan pada April ini.

“Segera, karena drafnya sudah ada,” ucapnya.

Selain berdasarkan undang-undang dibentuk program sekolah layak anak, sambung dia, aktifitas anak di sekolah selama satu seperampat waktu dalam satu hari. Sebab, fenomena kasus kekerasan anak di sekolah masih ada. “Adanya sekolah ramah anak bisa mengurangi kasus kekerasan pada anak di sekolah,” katanya.(irw)