Beranda Metropolis 70 ASN Depok Wajib Lapor Kekayaan

70 ASN Depok Wajib Lapor Kekayaan

0

DEPOK – Aparatur Sipil Negara (ASN) Depok, yang belum memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), harus segera. Keladinya, Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) melonggarkan waktu laporan menjadi sepekan.

Sekretaris BKPSDM Kota Depok, Mary Liziawati mengatakan, total pejabat ASN yang wajib melaporkan LHKPN ada 70 orang di jajaran Pemkot Depok.

Namun, kata dia, masih ada beberapa pejabat masih dalam proses pelaporan ke KPK. Pelaporan ini dilakukan secara online. “Batas waktu sudah habis pada 31 Maret lalu. Tetapi sistemnya masih dibuka oleh KPK, sehingga yang terlambat tetap masih bisa lapor,” kata Mary, kepada Radar Depok, kemarin.

Jumlah pejabatan ASN yang belum melapor LHKPN ke KPK secara online, pihaknya belum mengetahui detail.

Terpisah, Kepala Inspektorat Pemkot Depok, Novarita menegaskan, LHKPN batas akhir pelaporan pada 31 Maret. Tapi KPK, kata dia melonggarkan waktu bagi pejabat ASN yang belum melapor.

Menurut dia, pelaporan harta kekayaan ini sebut dia, sudah sejak 2017, namun belum secara online. ” Di 2018 baru diterapkan sistem pelaporan online ke KPK,” kata Novarita.

Pejabat yang wajib LHKPN ini untuk eselon II dan eselon III yang menjadi pengguna Anggaran Belanja Pendapatan Daerah (APBD).

“Belum ada data ke saya (Inspektorat) yang melaporkan. Kami harapkan semua bisa melaporkan ke KPK,” tandasnya.(irw)