Beranda Politika Abe Center Depok Galang Dana Mobil Siaga

Abe Center Depok Galang Dana Mobil Siaga

0
Abe Center Depok Galang Dana Mobil Siaga
RICKY/RADAR DEPOK SAMBUTAN: Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo didampingi Pembina Abe Center, Mahfudin Abe saat acara penggalangan dana, di RW04 Kelurahan Bedahan, Sawangan.
RICKY/RADAR DEPOK
SAMBUTAN: Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo didampingi Pembina Abe Center, Mahfudin Abe saat acara penggalangan dana, di RW04 Kelurahan Bedahan, Sawangan.

DEPOK Abe Center mengadakan acara penggalangan dana untuk mewujudkan mobil siaga, khusus warga RW04 Kelurahan Bedahan, Sawangan, pekan lalu. Acara turut dibarengi dengan santunan untuk anak yatim di wilayah tersebut.

Pembina Abe Center, Mahfudin Abe dalam acara tersebut, mengajak seluruh warga masyarakat untuk menyisihkan sebagian kecil rezekinya untuk membantu kegiatan tersebut. Adapun penggalangan dana juga merupakan inisiasi warga sekitar.

“Alhamdulillah, kami telah mengadakan penggalangan dana ini,  selanjutnya dana yang dikumpulkan akan dikelola panitia untuk dibelikan mobil siaga jika memang sudah cukup,” kata Abe kepada Radar Depok.

Dalam acara yang dihadiri ribuan warga itu, Abe juga berpesan kepada seluruh masyarakat, bahwa saat ini sudah musim politik. Jangan sampai terpecah belah lantaran hanya berbeda pilihan,

“Tidak boleh sampai terjadi, tetangga sama tetangga bermusuhan gara-gara beda pilihan. Jangan sampai terkena isu SARA atau hoax yang selama ini banyak kita dengar,” tuturnya.

Pria yang juga bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) dari salah satu partai besar di Depok ini berharap ingin putra daerah bisa menjadi anggota dewan, untuk mewakili petani, tukang ojek, tukang bangunan, pemulung, wong cilik, dan anak-anak kampung di wilayah Kelurahan Bedahan, Sawangan.

“Jadi, ayo kita akur, kompak dan bersatu bila sebuah perjuangan ingin meraih kemenangan,” tandas Ketua Relawan Hasanah Kota Depok ini.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengapresiasi kegiatan penggalangan dana tersebut. “Gotong-royong seperti ini sangat baik. Menjadi budaya kita sejak dulu. Jika hanya diupayakan oleh satu atau dua orang, tentu akan sulit dan lama realisasinya,” ucap pria yang akrab disapa HTA ini. (cky)