Beranda Politika AMPM Depok 2019 Sasar Generasi Milenial

AMPM Depok 2019 Sasar Generasi Milenial

0
AMPM Depok 2019 Sasar Generasi Milenial
RICKY/RADAR DEPOK RELAWAN: Tim Relawan AMPM 2019 Jawa Barat, Gunawan (Kedua dari kanan) bersama AMPM 2019 Chapter Depok saat ngobrol santai bersama media di Cafe Motorage, Depok Town Square, Jalan Margonda Raya, Jumat (6/4).
RICKY/RADAR DEPOK
RELAWAN: Tim Relawan AMPM 2019 Jawa Barat, Gunawan (Kedua dari kanan) bersama AMPM 2019 Chapter Depok saat ngobrol santai bersama media di Cafe Motorage, Depok Town Square, Jalan Margonda Raya, Jumat (6/4).

DEPOK – Jelang kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) RI pada 2019, selain mencuatkan nama-nama calon, juga bermunculan relawan-relawan yang akan memuluskan langkah salah satu nama yang akan bertarung pada pesta demokrasi bangsa Indonesia. Salah satunya Anis Matta Presiden Muda (AMPM) 2019 yang mentargetkan pemilih milenial.

Seperti yang disampaikan Tim Relawan AMPM 2019 Jawa Barat, Gunawan saat ngobrol santai bersama media di Cafe Motorage, Depok Town Square, Jalan Margonda Raya, Jumat (6/4). Ia  mengatakan organisasi ini terbentuk lantaran ide dan narasi besar dengan tagline Kobarkan Semangat Indonesia.

“Sasaran kami generasi milenial. Karena pada 2030 Indonesia memiliki bonus demografi yang tidak dimiliki negara lain. Jadi gerakan kami untuk menjadikan pemuda berfikir dan menggugah kesadaran mereka untuk mencintai serta menjadi pemimpin negaranya. Kalau, ada yang mengatakan Indonesia bubar di 2030, kami sudah menyiapkan pemimpin yang akan menggerakan negara ini,” kata Gunawan.

Ia menjelaskan, pihaknya ingin dengarkan. Bahkan, dalam setiap diskusi dan roadshow ke luar daerah, sekarang mulai muncul, ada yang ingin menjadi pemimpin Indonesia, dengan wacana dan narasi yang jelas.

Soekarno sendiri bersama pejuang terdahulu dengan ide besar mereka bisa menggerakan ratusan negara membentuk Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) Non Blok Asia-Afrika. Kemampuan dan punya ide dulu yang diinginkan, anak-anak muda terutama mau dan mampu punya ide dan gagasan.

“Budaya pasif sudah terlalu besar dan narkoba sudah terlalu banyak. Kita ini seperti dilarang bermimpi. Dari sini program jangka pendek Rewalan AMPM 2019 ingin membentuk komunitas, kesamaan hobi dan lainnya yang mengusung satu tema besar, yakni Kobarkan Semangat Indonesia,” ucapnya.

Ia menambahkan, meski Anis Matta merupakan mantan Presiden PKS. Namun, Relawan AMPM 2019 ini tidak ada satupun anggotanya yang berasal dari pengurus struktural PKS.

“Jadi di sini merupakan gerakan pemikiran,” pungkasnya.

Sementara, Koordinator Relawan AMPM 2019 Chapter Depok, Salahudin Yuswa menambahkan, untuk Kota Depok sendiri, dari segi legalitas pihaknya baru perapihan pengurus, dimana baru terbentuk dari tataran ketua, sekretaris dan bendaharanya.

Pihaknya pun berencana mengikuti roadshow lebih dulu ke Jabar, untuk mensupport pendeklarasian di Jabar pada 22 April. Setelah itu, jika tidak ada halangan, AMPM 2019 Chapter Depok akan melakukan deklarasi pada 5 atau 12 Mei.

“Deklarasi untuk Depok, akan kami buat se-unik mungkin dan akan lebih cair kepada komunitas serta masyarakat. Insya Allah, jika tidak ada halangan, kami akan datangkan juga pak Anis Matta,” kata pria yang akrab disapa Isal.

Sementara, konsepnya masih dalam proses perencanaan. Sebab, pihaknya juga masih membutuhkan masukan yang berguna baik untuk AMPM Chapter Depok maupun agenda acara saat pendeklarasian.

“Kemarin, kami juga baru pulang dari Bali, Batam dan lainnya, untuk mempelajari terkait AMPM Chapter Depok harus bagaimana. Sementara ini, kami masih dalam proses penguatan dengan masuk ke kampus dan sekolah,” terangnya.

Dalam waktu dekat, sambung Isal, pihaknya pun akan melakukan roadshow ke lingkungan dan sekolah-sekolah yang ada di Kota Depok guna memotivasi masyarakat, khususnya pelajar untuk menghadapi ujian kenaikan sekolah.

“Saat ini kami masih berdiskusi dengan anak-anak kampus yang tergabung dalam unit-unit kemahasiswaan. Masih dalam tataran itu saja. Kalau komunitas di Depok baru ke klub motor besar dan Bike to Work. Tapi akan banyak lagi komunitas yang akan kami kunjungi,” tandasnya. (cky)