Ayat-ayat Alquran Menggema di Mekarjaya 1 Depok

In Pendidikan
SANI/RADAR DEPOK
siswa kelas VI bersama orangtua khusyuk berdoa di kegiatan acara Istighosah di aula sekolah,kemarin (20/4).

DEPOK – SDN Mekarjaya 1 menghelat Isra Mi’raj, kemarin. Tak hanya Isra Mi’raj, sekolah di Jalan Flamboyan, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya ini sekaligus menggelar istighosah bersama di ruang aula sekolah.

Kepala SDN Mekarjaya 1, Tamsir mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan guna mengingat pengorbanan Rasulullah SAW untuk umat muslim di dunia. Setelah selesai, sekaligus doa bersama untuk kelancaran siswa selama ujian yang akan dilaksanakan mulai Senin (23/4) mendatang.

“Kami rutin mengadakan kegiatan Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) dan Istighosah di sekolah kalau mau ujian, karena waktunya mepet jadi kami gabungkan saja. Mengingat Senin siswa sudah disibukkan dengan ujian,” kata Tamsir kepada Radar Depok, kemarin.

Kegiatan Isra Mi’raj dilakukan terlebih dahulu sejak pukul 07:30 hingga 09:30, kemudian dilanjut acara Istighosah yang dihadiri oleh orangtua dan siswa. Hal tersebut dilakukan, lanjut Tamsir, karena ketersediaan tempat yang minim.

“Siswa kami seluruhnya ada 424 orang, kalau semuanya disatukan dengan orangtua tidak muat. Jadi antisipasinya kami bagi dua, Isra Mi’raj pagi, lanjut Istighosah,” lanjutnya.

Tamsir menuturkan, dalam peringatan Isra Mi’raj siswa diberikan pemahaman untuk melaksanakan salat dari sejak dini. Karena salat merupakan bagian dari pola kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.

“Misalnya bisa berdampak pada kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah, kalau biasanya terlambat ke sekolah karena bangun siang, setelah melaksanakan solat dijamin tidak akan terlambat lagi. Sekaligus menanamkan bahwa salat adalah penentu diterima atau tidaknya amal kita,” tuturnya.

Setelah siswa kelas I hingga V selesai mengikuti acara Isra Mi’raj, giliran siswa kelas VI dan orangtua yang mengikuti acara Istighosah. Sebanyak 72 siswa didampingi orangtuanya khusyuk mendengarkan nasihat yang disampaikan oleh salah satu guru.

“Anak-anak kalau kalian memiliki cita-cita, jangan cuma gantung di kamar tetapi harus setinggi langit. Kewajiban orangtua adalah ajarkan anak memiliki cita-cita setinggi akhirat jangan hanya duniawinya saja,” ucap salah satu guru.

Tamsir mengungkapkan, orangtua selalu dilibatkan setiap mengadakan Istighosah. Tujuannya, untuk merestui anak-anaknya yang akan menghadapi ujian.

“Membiasakan anak juga suapaya setiap melakukan kegiatan harus izin dan meminta restu dengan orangtua. Karena restu orangtua sudah pasti akan dijabah oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Tamsir berharap, seluruh siswanya agar menjadi anak yang soleh dan solehah, khususnya siswa kelas VI dapat menjawab soal ujian dnegan tenang dan tanpa halangan.

“Mudah-mudahan diterima di SMP Negeri, kalau emang tidak bisa di Negeri ditempat pilihan masing-masing juga tidak apa-apa yang penting cita-cita mereka tercapai,” tutup Tamsir. (cr3)

You may also read!

diana dewi donasikan rapid test

Diana Dewi Donasikan 1.000 Alat Rapid Test Buat IDI Depok

DONASI : Diana Dewi, pengusaha asal Kota Depok, kembali mendonasikan sebanyak 1.000 alat rapid test.

Read More...
novi siap advokasi

Novi Buat Lomba Video Aspirasi Penanganan Korona

Novi Anggriani.   RADARDEPOK.COM, DEPOK – Memberikan semangat dan motivasi bagi warga di tengah pandemi Virus Korona

Read More...
PPP depok peduli

Qonita : Sambut Ramadan Tanpa Perdebatan

BANTUAN : Ketua DPC PPP Kota Depok, Qonita Lutfiyah dan Sekretaris DPC PPP Kota Depok,

Read More...

Mobile Sliding Menu