HISTERIS: Marlina (33) masih merasa sedih karena bayinya yang hilang belum ketemu. Dia berharap pencuriya mau mengembalikan bayinya.
HISTERIS: Marlina (33) masih merasa sedih karena bayinya yang hilang belum ketemu. Dia berharap pencuriya mau mengembalikan bayinya.

DEPOK – Mata Marlina masih sembab. Air matanya tak terbendung, ketika ditanya soal anaknya yang hilang dalam waktu 10 menit. Bayi bernama Aditya Hamizan Purnomo yang lahir 9 April 2018, sudah tidak ada di rumah Kampung Cikumpa, RT6/2, Kelurahan Mekarjaya, Sukmajaya setelah Marlina meninggalkan ke warung.

Kejadian tersebut bermula sekitar pukul 07:00 WIB kemarin, Marlina pergi ke warung yang tak jauh dari rumah. Saat itu, bayi Aditya sedang tertidur pulas bersama kakaknya Talita di ruang utama depan televisi. Setelah kembali dari warung, perempuan berusia 33 tahun ini kaget sejadinya, bayi Aditya sudah tidak ada.

“Saya kaget, baru tinggal 10 menit ke warung untuk beli sembako putra saya yang tidur pulas bersama kakaknya di ruang tamu sudah hilang,” ujar Marlina sambil menangis di rumah kontrakan milik H Asmat, Kampung Cikumpa Gang Flamboyan, RT6/2 Mekarjaya.

Kepada Harian Radar Depok, Marlina mengaku, sempat mencari anaknya, tapi menurutnya tidak ada satupun yang melihat anaknya. “Sempat saya cari di rumah saudara tapi tidak ada. Lalu saya tanya di sekitar tetangga rumah, tapi tidak ada yang tahu juga,” bebernya.

Pada saat ditinggalkan di dalam rumah, lanjut Marlina, Aditya, masih menggunakan kain bedongan warna biru, kaos biru, dan menggunakan popok. Kondisi rumah setelah kejadian juga masih terlihat rapi. Selain itu, pintu rumah juga ditutup kembali oleh pelaku. “Saat kejadian hanya satu bangku buat duduk di dalam teras terjatuh. Selain itu tidak ada sepucuk kertas atau surat tebusan ketika bayi saya hilang,” tambahnya.

Mengetahui anaknya hilang, sang suami Ranto, langsung membuat laporan resmi di Polsek Sukmajaya. “Tadi suami saya ke Polsek Sukmajaya untuk buat laporan. Bagi pelaku kami mohon untuk mengembalikan anak saya yang tidak berdosa. Biar digantiin saya saja asal anak saya bisa dikembalikan,” sedihnya.

Terpisah, pedagang gorengan di sekitar lokasi, JS mengaku, sempat melihat seorang ibu-ibu berbadan tinggi kurus berkerudung panjang.  Diduga itu untuk menutupi bayi yang baru diculiknya.

Warga mencurigai gerak gerik ibu-ibu berkerudung tersebut, lantaran sempat menanyakan tempat ojek online yang bisa disewa. Padahal, perempuan tersebut memegang HP.

“Iya benar ada informasi warga yang sempat melihat orang diduga pelaku. Masih kami dalami keterangan warga tersebut,”ujar Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya, Iptu Suprihatin.

Dia bersama Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro dan anggota tengah melakukan pengecekan di TKP. “Doakan semoga pelaku cepat tertangkap,” tandasnya.(cr2)