Beranda Metropolis Belajar Langsung ke Alam, Datangi Tiga Tempat Wisata

Belajar Langsung ke Alam, Datangi Tiga Tempat Wisata

0
Belajar Langsung ke Alam, Datangi Tiga Tempat Wisata
IST FOR RADARDEPOK siswa Sekolah Alam Indonesia (SAI) Meruyung didampingi Fasilitator (guru) saat mendatangi salah satu tempat tujuan Outing.
IST FOR RADARDEPOK
siswa Sekolah Alam Indonesia (SAI) Meruyung didampingi Fasilitator (guru) saat mendatangi salah satu tempat tujuan Outing.

Selain Project Based Learning (PJBL) sebagai upaya menciptakan karakter peserta didik. Sekolah Alam Indonesia (SAI) Meruyung, turut pula mengajak seluruh siswanya untuk keluar sekolah dan mendatangi lokasi-lokasi alam sesungguhnya.

Laporan: NUR APRIDA SANI

Kegiatan yang dinamakan Outing tersebut dilaksanakan pada awal semester dua dan biasanya mendatangi tempat-tempat yang sesuai dengan tema pelajaran, seperti taman nasional atau tempat bersejarah.

“Ini untuk merefleksikan anak supaya mereka memiliki gambaran tentang dunia luar khususnya alam itu seperti apa sih,” kata Wakil Kepala SAI Meruyung bidang kurikulum, Konnytia Aminah Sari.

Bukan hanya jalan-jalan, dalam konsepnya program Outing siswa disuruh melihat dan mengamati, kemudia nantinya diberi tugas untuk mendeskripsikannya.

“Terakhir kami ke ke kebumen, disana mereka belajar tentang batuan. Dimana, saat itu mereka langsung masuk ke goa untuk belajarnya,” ungkapnya.

Dikatakan Konny, setiap kelas memiliki tempat tujuan outing yang berbeda-beda. Hal itu karena setiap kelas memiliki tema pelajaran masing-masing selama satu tahun ajaran.

Khusus TK pelaksanaan outing masih dilakukan di halaman sekolah. Mereka menginap dua hari satu malam di sekolah. “Karena mereka masih kecil, jadi belum bisa untuk dibawa jauh keluar kota. Menginap disekolah tanpa orangtua sudah hebat,” ujarnya.

Perjalan outing jauh sudah dilakukan SAI sejak awal berdiri melalui kesepakatan dengan orangtua saat mendaftarkan anaknya ke sekolah berbasis alam tersebut.

Bukan hanya siswa yang dilatih percaya diri tapi orangtua siswa juga patut diacungkan jempol. Bagaimana tidak, mereka bersedia melepaskan anaknya jauh darinya selama berhari-hari.

“Mereka (orangtua) tidak boleh ikut selama anaknya outing, makanya untuk orangtua yang memasukkan anaknya ke SAI adalah orangtua yang hebat,” beber dia.

Di SAI Meruyung terdapat tiga Outing besar yang pasti setiap tahun dilaksanakan. Namun, tidak diiperuntukkan bagi semua kelas, hanya untuk kelas III hingga V. Tiga Outing besar tersebut diantaranya, Kebumen, Krakatau, dan Ujung Kulon.

Konny menuturkan, keceriaan anak terlihat saat mereka melakukan outing. Dan dengan begitu, tingkat stress anak bisa berkurang sehingga pelajaran lebih mudah di cerna bagi peserta didik.

“Menurut kami, efektifitas pembelajaran itu bukan didalam kelas, justru dengan konsep belajar sambil bermain seperti ini. Dapat memudahkan kita sebagai fasilitator memberikan pemahaman ke siswa,” tuturnya. (*)