Beranda Politika Berjuang Atas Tanah, Pria Ini Ngadu ke UI

Berjuang Atas Tanah, Pria Ini Ngadu ke UI

0
Berjuang Atas Tanah, Pria Ini Ngadu ke UI
RICKY/RADAR DEPOK CARI KEADILAN: Sutarman diterima pihak FHUI di Kota Depok untuk mengadukan nasib tanahnya.
RICKY/RADAR DEPOK
CARI KEADILAN: Sutarman diterima pihak FHUI di Kota Depok untuk mengadukan nasib tanahnya.

DEPOK Puluhan tahun berjuang atas tanahnya. Sutarman, pekan lalu, mengadu ke Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI). Ia berharap pakar hukum Kampus UI bisa membantunya. Sebelum ini, bahkan dia sudah mengadu ke Presiden Joko Widodo.

Diketahui, Sutarman merupakan anak dari Rusli Wahyudi. Dari pengakuannya, sang ayah merupakan pemilik tanah dengan luas 25 ribu mmeter di kawasan Tangerang Selatan. Kini di lokasi tanah itu, telah berganti menjadi perumahan. Padahal, dia tidak pernah menjual asetnya itu.

“Mudah-mudahan pihak UI bisa memediasi masalah ini,” terangnya kepada Radar Depok. 

Peristiwa bermula sekitar 1993. Kala itu, sambung dia, ayahnya membeli tanah itu dari seseorang berinisial T, dengan tujuan perluasan usaha batik. Seiring berjalan waktu, muncul masalah dengan pihak keluarga T.

Sebagai jalan tengah, pihak kelurahan yang memfasilitasi untuk mediasi, dengan catatan surat girik disimpan oleh pihak kelurahan. Dari hasil putusan pengadilan, pihak Rusli dinyatakan sah sebagai pemilik tanah. Putusan keluar sekitar tahun 1998.

“Kami menang secara sah di Pengadilan Tangsel dan telah berketetapan hukum di Pengadilan Tinggi Bandung. Namun, pas kami minta kembali girik itu dikatakan sudah tidak ada oleh kelurahan, ini kan aneh,” katanya pada wartawan.

Sebelum ke UI, lanjut Sutarman, pihaknya sempat melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Namun sampai kini belum membuahkan hasil. “Kami sangat berharap, sekarang ini Pak Jokowi lagi bagi-bagi sertifikat, tolonglah bantu kami. Sebenarnya perkara ini mudah, kami menang perkara tapi girik kami sebagai alat untuk membuat sertifikat tidak ada,” tandasnya. (cky/**)