Beranda Politika Depok Lawyers Club Gerah dengan Puisi Sukmawati

Depok Lawyers Club Gerah dengan Puisi Sukmawati

0
Depok Lawyers Club Gerah dengan Puisi Sukmawati
RICKY/RADAR DEPOK SANTAI: Ketua Umum DLC, Mukhlis Effendi (tengah) usai menyatakan pendapatnya tentang fenomena geng motor di Kota Depok.
RICKY/RADAR DEPOK
JUMPA PERS: Ketua Umum DLC, Mukhlis Effendi (tengah) didampingi anggotanya.

DEPOK Puisi kontroversial Sukmawati Soekarnoputri yang dibacakan dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya, di Indonesia Fashion Week terus menuai kritikan. Depok Lawyers Club (DLC) pun dibuat gerah dengan puisi tersebut. Bahkan, mereka tengah menimbang-nimbang untuk membuat laporan kepolisian.

“Kemungkinan (akan dilaporkan). Kami berembuk dengan pasal dan pelanggaran oleh beliau, terkait penghinaan atau perkataan yang diucapkan selaku figur masyarakat, tentang syariat,” kata Ketua Umum DLC, Mukhlis Effendi kepada Radar Depok, Kamis (5/4).

Ia menilai, saat ini pun putri ketiga Presiden pertama ini telah menerima sanksi sosial dari masyarakat, berupa kritikan, dan lainnya. Sedangkan terkait pasal, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada penyidik apa yang akan dilakukan.

“Tinggal kami kupas, sanksi pasal yang pas,” paparnya.

Kendati telah meminta maaf secara terbuka, sambung Mukhlis, lantaran kasus ini telah mencuat dan viral di media sosial dan marak diberikan media, baik cetak dan elektronik, kemungkinan laporan masyarakat ini harus ditindaklanjuti melalui proses hukum. “Adapun kebenaran pembuktiannya tetap dilanjutkan melalui pengadilan,” terang dia.

Ia menambahkan, terkait kasus penistaan agama, sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku, pelaku dapat dikenakan sanksi di atas lima tahun penjara.

“Terlebih sudah viral. Kemungkinan kami akan membuat laporan juga,” tuntasnya. (cky)