Gaji Bos First Travel Rp1 M

In Utama
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
SIDANG LANJUTAN FIRST TRAVEL : Terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan biro perjalanan umrah First Travel, Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, dan Kiki Hasibuan saat menjalani sidang dengan agenda keterangan dari riga terdakwa di Pengadilan Negeri Kota Depok, Senin (23/4).

DEPOK – Bos First Travel Andika Surachman mengaku menggunakan sejumlah nama artis agar calon jamaah tertarik ikut dan mendaftar ke dalam travel yang dipimpinnya. Di antaranya, Syahrini dan Vicky Shu.

Ke dua artis tersebut, lanjut Andika, ditunjuk guna menarik calon jamaah umrah agar ikut dan membayar paket promo umrah sebesar Rp14,5 juta yang ditawarkan First Travel. Hal itu Andika sebutkan saat menjalani sidang lanjutan kasus First Travel di Pengadilan Negeri Depok, kemarin (23/4).

“Syahrini dan Vicky Shu, sebenarnya hanya untuk marketing promosi agar orang tertarik,” katanya di depan majelis hakim.

Menurutnya, First Travel tidak membayar kedua artis itu dengan uang, tetapi dengan tiket umrah lengkap serta fasilitas tambahan lainnya.

“Mereka tidak kami bayar, tetapi kami sediakan tiket, hotel, dan fasilitas-fasilitas lainnya,” kata Andika menjawab pertanyaan hakim.

Selain itu dalam sidang lanjutan First Travel kemarin, Andika juga mengakui kalau mendapat gaji Rp1 miliar per bulan. Menurut Andika, gaji sebesar itu diperolehnya hingga 2016. “Gaji anda Rp1 miliar per bulan?” tanya ketua majelis hakim Sobandi kepada Andika saat persidangan di PN Depok. “Dari 2013 hingga 2016 saja yang Mulia,” jawab Andika.

Menurutnya, gaji yang berasal dari setoran jamaah itu merupakan haknya. Andika pun membenarkan kalau gaji itu digunakannya untuk membeli sejumlah aset seperti rumah, mobil hingga restoran di London serta untuk jalan-jalan. “Jadi yang didakwakan itu betul beli mobil, jalan-jalan, beli restoran, tas?” tanya Sobandi. “Betul,” ucap Andika.

Selain itu istri Andika, Anniesa Hasibuan, mengakui gajinya Rp500 juta per bulan. Sedangkan gaji Kiki Hasibuan berkisar Rp8 hingga Rp9 juta per bulan. Kemudian, hakim menanyakan soal utang First Travel kepada para vendor. Menurut Andika, utang tersebut adalah hal biasa dan pasti dilunasi. “Setiap tahun memang ada utang. Tapi diselesaikan. Tapi karena ini ditutup jadi terkendala pelunasan,” katanya.

Meski demikian, Andika sempat menampik isi BAP, dirinya mengaku sempat diintimidasi penyidik Bareskrim Polri setelah ditangkap pada Agustus 2017 lalu. Hal tersebut disampaikan saat hakim bertanya apakah keterangan di berita acara pemeriksaan sudah sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya.

Dalam sidang, Andika membantah sebagian isi BAP. “Dari BAP banyak yang tidak saya akui. BAP saya tandatangani karena dalam tekanan,” ujar Andika

Bahkan, saat baru ditangkap, ia dan istrinya, Anniea Hasibuan mengaku ditempatkan di satu ruangan kecil dan diintimidasi setiap hari. Andika mengatakan, saat dibawa dari Kementerian Agama saja mereka mendapat perlakuan tak menyenangkan. “Mereka bilang bahwa saya mau melarikan diri ke London. Tidak. Katanya juga saya punya tiket ke London,” kata Andika.

Bahkan berdasarkan pengakuannya Anniesa dituding membuat paspor dengan nama lain yang digunakan untuk pergi ke London. Andika juga meminta penyidik menunjukkan bukti yang dituduhkan pada mereka. “Saya minta mana tunjukkan mana paspornya. Kami dibentak keras, jangan banyak bicara,” kata Andika.

Hingga saat ini, Andika mengaku belum mengetahui penyebab dirinya beserta istri dan adik iparnya ditangkap hingga duduk di kursi pesakitan. Meski ada keterlambatan keberangkatan, Andika memastikan calon jemaahnya akan tetap bisa beribadah umrah. “Saya sudah bilang dari awal, penangkapan yang Anda (polisi) lakukan akan merugikan banyak orang,” kata Andika. (cr2)

 

You may also read!

robot dari gunadarma untuk korona

Gunadarma Ciptakan Robovent untuk Pasien Korona

SIMULASI : Yohanes Kurnia, pengajar Robotika Universitas Gunadarma sedang mensimulasikan Robovent di depan wartawan. FOTO

Read More...
gunadarma untuk perangi korona

Sumbangsih Gunadarma untuk Negeri Lawan Pandemi Covid-19

SIMULASI : Pihak Gunadarma sedang menunjukan purwarupa alat bantu pernapasan untuk membantu penanganan pasien Covid-19.

Read More...
afifah terus berikan bantuan

Afifah Terus Distribusikan Bantuan

BANTUAN : Ketua Bamusi Kota Depok, Afifah Alia didamping Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok

Read More...

Mobile Sliding Menu