SANI/RADAR DEPOK WISUDA: Siswa-siswi dari PAUD Madani menjadi bagian dari pelepasan anak usia dini ke-5 yang dilaksanakan oleh Himpaudi Kecamatan Beji, beberapa waktu lalu.
SANI/RADAR DEPOK
WISUDA: Siswa-siswi dari PAUD Madani menjadi bagian dari pelepasan anak usia dini ke-5 yang dilaksanakan oleh Himpaudi Kecamatan Beji, beberapa waktu lalu.

DEPOK – Belajar sambil bermain merupakan kegiatan sehari-hari anak ketika berada di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Umur di sana pun beragam, sekitar 3 sampai 5 tahun.

Kamis (26/4) lalu, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Beji melepas 250 anak didik PAUD.

Ketua Himpaudi Kecamatan Beji, Kartika Madjid mengatakan, pelepasan bukan hanya sekedar seremonial belaka. Ini merupakan bentuk perwujudan telah selesainya anak-anak mengikuti proses kehidupan belajar sambil bermain atau bermain sambil belajar di PAUD.

“Anak adalah investasi terbesar yang dimiliki oleh sebuah bangsa. Untuk itu, mereka perlu kita dorong agar perkembangannya di dunia pendidikan tidak terhenti. Wisuda ini adalah bentuk pengakuan bahwa mereka baru saja melewati fase dalam perjalanan pendidikan,” katanya kepada Radar Depok.

Kartika menjelaskan, anak usia dini merupakan sebuah periode perkembangan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Karena, alat inderawi mereka yang terbilang masih bersih sehingga memungkinkan menyerap pelajaran dengan cepat.

“Di usia inilah segala kebaikan mulai dipupuk, bukan hanya kecerdasan mental saja, namun juga spritual mereka,” jelasnya.

Bertempat di Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok Jalan Nusantara Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoranmas, 250 anak didik dari 13 PAUD mengikuti acara ini.

Sebelum siswa mengikuti proses pelepasan, mereka menampilkan bakat dan potensi yang dimiliki di depan orangtua dan tamu undangan lainnya, seperti tari-tarian dan drama. Dikatakan Kartika, hal tersebut dilakukan sebagai persembahan terakhir siswa kepada guru.

“Agar nantinya kalau sudah di SD mereka selalu mengenang kenangan bersama guru-gurunya dengan memberikan sebuah persembahan ini,” ujar Kartika.

Turut hadir pula Ketua Himpaudi Kota Depok, Romjah Saputra yang sangat mengapresiasi kinerja yang dilakukan Himpaudi Kecamatan Beji selama 5 tahun tersebut. Menurutnya, kegiatan ini dapat meningkatkan harmonisasi dan keakraban antar PAUD.

“Semoga terus seperti ini agar terjalin silaturahminya, dan teruslah bersatu demi memajukan kemampuan dan kecerdasan anak didik,” ucapnya.

Sesuai dengan tema “Mari Kita Sukseskan Gerakan Nasional Orangtua Membacakan Buku Anak (Gernas Baku). Romjah memberikan dorongan kepada seluruh orangtua yang hadir untuk selalu membacakan buku ke anak-anak dirumah.

“Karena perhatian yang lebih panjang waktunya itu dirumah bersama orangtua daripada di sekolah. Jadi dengan sangat bantu cerdaskan anak, karena mereka adalah penerus kita di masa depan,” tandas Romjah. (cr3)