Beranda Politika Melihat Kegiatan Fokus Pendengar Radio Fajri Wilayah Depok

Melihat Kegiatan Fokus Pendengar Radio Fajri Wilayah Depok

0
Melihat Kegiatan Fokus Pendengar Radio Fajri Wilayah Depok
RICKY/RADAR DEPOK SAH: Pasangan pengantin yang mengikuti Nikah Massal Syar'i Gratis bersama Fokus Pendengar Radio Fajri 99,3 FM di Masjid Al Muhajirin, Jalan Nusantara Kelurahan Depok, Pancoranmas.
RICKY/RADAR DEPOK
SAH: Pasangan pengantin yang mengikuti Nikah Massal Syar’i Gratis bersama Fokus Pendengar Radio Fajri 99,3 FM di Masjid Al Muhajirin, Jalan Nusantara Kelurahan Depok, Pancoranmas.

Setelah sukses mengadakan Baksos Nikah Massal Syar’i Gratis pada 25 Desember 2015,  di 2018 Forum Komunikasi (Fokus) Pendengar Radio Fajri wilayah Depok kembali mengadakan kegiatan serupa di Masjid Al Muhajirin, Jalan Nusantara Kelurahan Depok, Pancoranmas, Minggu (1/4). Kali ini diikuti delapan pasangan pengantin.

 LAPORAN: Ricky Juliansyah

Mata delapan pasangan pengantin terlihat berbinar ceria usai ijab kabul selesai dilaksanakan dengan sempurna. Mereka telah menjadi pasangan suami istri yang sah di mata hukum dan agama setelah mengikuti Nikah Massal Syar’i Gratis yang diselenggarakan Fokus Pendengar Radio Fajri yang berada di frekuensi 99, 3 FM.

Sebelum acara Akad nikah dimulai diadakan terlebih dulu pelaksanaan sesi khutbah nikah yang disampaikan Al Ustadz Fachri Fachrudin yang aktif sebagai pemateri tetap Radio Fajri 99.3 FM dengan mengambil tema yang viral di media sosial, yaitu “Stop Pacaran Ayoo Menikah”.

Menurut Ketua Panitia, Wido Abu Umar, program nikah massal ini diperuntukkan untuk masyarakat muslim se Jabodetabek khusus nya warga Depok raya yang kurang mampu. Dimana targetnya adalah masyarakat muda mudi yang sedang asyik berpacaran dan belum pernah menikah sama sekali untuk dianjurkan bersegera menikah. Sehinggarentetan maksiat penuh dosa tersebut segera terputus dan berganti dengan halalan toyiban penuh pahala keberkahan dunia akhirat.

Adapun tujuan dari program Baksos nikah massal Syar’i gratis ini adalah selain berkontribusi berbakti bermanfaat kepada masyarakat sekitar juga untuk mengkoreksi budaya maksiat pacaran yang diganti dengan budaya menikah dan mengkoreksi budaya resepsi pernikahan yang berlebihan boros diganti dengan budaya resepsi pernikahan sesuai contoh Rasulullah shollalohualaihi wasalam yang memudahkan muda-mudi dan keluarga nya untuk beribadah menikah.

Kemudian, tujuan selanjutnya adalah menSyiar kan tatacara resepsi pernikahan sederhana yang sesuai syariat sunnah Rasulullah shollalohualaihi wasalam yang penuh dengan keberkahan dan membantu pembiayaan seluruh acara pernikahan tersebut mulai dari biaya nikah, busana pengantin, bingkisan pengantin, rias pengantin dan resepsi prasmanan.

“Alhamdulillah dalam acara proyek amal solih tersebut terdapat sebanyak 8 pasangan pemuda pemudi yang sudah siap untuk dilakukan ijab qobul satu persatu yang di bimbing oleh petugas KUA dari Pancoran MAS Depok. dua pasangan diantaranya adalah pasangan dari perjodohan lembaga Ta’aruf syar’i www.jodohku. Mahromku.com,’ tutur Wido.

Para pasangan tersebut kebanyakan berasal dari warga depok raya dan sisanya dari sekitar Jabodetabek

Adapun pekerjaan mereka bermacam macam yaitu ada yang bekerja sebagai tukang es keliling, satpam, buruh, guru, dan petugas kebersihan.

Terselenggaranya acara BAKSOS Program Nikah Massal Syar’i Gratis ini adalah atas kerjasama yang intens dengan RADIO FAJRI 99.3 FM, YALIFA, Lembaga Ta’aruf syar’i Jodohku Mahromku, Yayasan Al Muhajirin, DKM Masjid Al Muhajirin, KUA Pancoran Mas Depok dan sponsor utama dari Yayasan GAMAT, Wedding Organizer Syari (wo’S) dan Majelis Taklim Telkomsel (MTT) dan para sponsor lainnya.

Yang unik dari program Nikah Massal Syar’i Gratis ini adalah bukan program nikah massal yang biasa dikenal oleh masyarakat umum yaitu nikah isbath karena sudah pernah menikah sirri sebelum nya namun program ini untuk orang orang yang belum pernah menikah atau janda duda yang sudah mempunyai akta cerai yang sudah siap nikah.

“Nikah massal syar’i gratis ini juga untuk mensyiarkan pernikahan yang Islami, mudah, murah, berkah dan mendapatkan banyak pahala, sesuai dengan perintah dari Allohu ta’ala. Semoga program ini terus menjadi motivasi bagi banyak lembaga masyarakat lain untuk terus istiqomah dalam menjaga dan mengajak masyarakat kepada kebenaran sesuai Al Quran dan sunnah,” ucap Wido. (*)