FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, Sukur Nababan
FOTO: Ketua DPP PDI Perjuangan, Sukur Nababan

DEPOK – Meski elektabilitas pasangan TB Hasanuddin- Anton Charliyan atau Hasanah masih rendah. Namun, Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yakin jagoan yang diusung dapat memenangkan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jabar 2018.

Belum lama ini Lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei yang dilakukan kepada 1.200 responden pada 20-26 Maret 2018, elektabilitas Hasanah 3,4 persen, kemudian disusul  Sudrajat-Syaikhu (Asyik) meraih suara 5,4 persen, pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Deddy-Dedi) dengan 31,3 persen dan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhamul Ulum (Rindu) mendapatkan elektabilitas tertinggi, 36,7 persen.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur Nababan mengaku sangat yakin jagoannya menang pada Pilgub Jabar 2018. Apalagi. Sebab, peta politik di Jawa Barat sangat dinamis dan tidak bisa ditebak.

“Kami optimistis, pasangan Hasanah akan keluar sebagai pemenang,” kata Sukur,

Karenannya, Sukur meminta agar struktur partai lebih masif bergerak untuk memenangkan pasangan nomor urut tiga ini pada pesta demokrasi di Bumi Pasundan. Sehingga, ketika elektabilitas kang Hasan (Sebutan TB. Hasanuddin) telah naik menjadi 31,6 persen. Hasil itu akan menjadi modal utama yang harus diolah dan bisa memenangkan pasangan Hasanah yang dianggap sebagai pasangan underdog.

“Ingat biasanya pasangan yang elektabilitas tinggi di survei awal biasanya tidak akan menang. Itu kalau diamati dari beberapa pengalaman pilgub Jawa Barat, jadi harus siap-siap,” ucap Sukur. (cky)