Beranda Utama Puisi Sukmawati di Kecam

Puisi Sukmawati di Kecam

0

DEPOK – Puisi yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri yang berjudul Ibu Indonesia dalam acara peragaan busana Anne Avantie terus menuai polemik. Puisi tersebut dianggap menyinggung umat Muslim di Indonesia.

Ketua PD Muhammadiyah Kota Depok, Kiai Idrus Yahya mengecam isi dari puisi yang dibacakan Sukmawati tersebut. Ia menilai, Sukmawati tidak seharusnya membuat dan membacakan puisi yang menyinggung ajaran Islam.

“Sebagai intelektual seharusnya dia tidak mengeluarkan puisi seperti itu, apalagi dia anak seorang proklamator,” kata Idrus kepada Radar Depok.

Idrus mengatakan, bahwa jilbab dan adzan tertuang dalam ajaran Islam. Menurutnya, puisi dari Sukmawati Soekarnoputri merupakan penistaan agama sehingga wajar bila ada pemeluk agama Islam yang berkeberatan dengan puisi tersebut.

“Bahkan orang di luar Islam pun tahu bahwasanya jilbab dan adzan itu merupakan ajaran Islam,” tegasnya.

Dirinya mengaku Muhammadiyah Kota Depok belum akan melakukan pelaporan atau upaya hukum lainnya ihwal puisi yang dianggap menista agama tersebut. Terlebih dia juga belum tahu apakah PP Muhammadiyah akan melaporkan puisi tersebut ke pihak kepolisian.

“Saya belum dapat kabar apakah akan melakukan pelaporan ke polisi, saya belum berfikir ke sana,” tandasnya.

Sementara itu, seorang pengacara bernama Denny Andrian Kusdayat menyambangi Polda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (3/4). Kedatangannya diakui untuk melaporkan salah satu anak dari Presiden RI pertama, Sukmawati Soekarnoputri karena diduga telah menistakan agama.

“Saya mewakili umat Islam melaporkan Sukmawati dan laporan saya telab diterima oleh kepolisian. Saya juga membawa sejumlah barang bukti, salah satunya berupa video yang sudah tersebar di media sosial,” ujar Denny saat ditemui awak media di Mapolda Metro Jaya, Selasa (3/4).

Denny menuturkan apa yang dilakukan oleh Sukmawati adalah tindakan yang lebih parah, jika dibandingkan dengan tindakan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama beberapa waktu silam.

“Polisi harus segera memproses kasus ini, Sebelum akan ada massa lagi yang turun ke jalan, polisi harus serius menindak ini,” tutur Denny.

Sukmawati dilaporkan oleh Denny lantaran puisinya yang berjudul ‘Ibu Indonesia’ di acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018. Di dalam bait puisi tersebut, menurut Denny tidak seharusnya Sukmawati menuliskan hal tersebut. Apalagi Sukmawati adalah seorang muslim.

Laporan Denny bernomor LP/1782/IV/2018/PMJ/Dit. Reskrimum atas dugaan Penistaan Agama Islam sebagaimana diatur dalam Pasal 156 A KUHP dan atau Pasal 16 UU nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi Ras dan Etnis.

Selain itu Denny mengutarakan jika Denny tidak akan mencabut laporannya, meskipun Sukmawati telah meminta maaf atas isi dari bait puisi tersebut. “Ini jelas telah menghina dan melecehkan kami sebagai umat Islam. Saya minta agar polisi segera mengusut kasus ini,” pungkasnya.(dra/ipy/JPC)