JUNIOR/RADAR DEPOK ATUR FOKUS: Pemain airsoft gun sedang beradu strategi di arena Predator Land, Depok Town Square, kemarin.
JUNIOR/RADAR DEPOK
ATUR FOKUS: Pemain airsoft gun sedang beradu strategi di arena Predator Land, Depok Town Square, kemarin.

DEPOK Terik siang, Sabtu (28/4), membuat lantai atas Depok Town Square (Detos) semakin memanas. Disana tengah terjadi ‘bentrokan bersenjata’. Dua tim berupaya menjadi yang terbaik dengan mampu menjinakan musuh.

Strategi diatur. Masing-masing kapten tim lebih dulu menginstruksikan tiap-tiap pasukan. Tujuannya satu: merebut benteng lawan dengan cara mengambil benderanya. Itulah secuplik laga airsoft gun di arena Predator Land. Tenang saja, segala permaian mengandung unsur keamanan yang tinggi.

Ketua Predator Komunitas Airsoft Gun Depok, Petter SS mengatakan, olahraga ini memang tengah mendapat animo tinggi dari masyarakat. Karena memang selain bisa melatih fokus, juga bisa mengasah kejujuran.

“Misalnya jika kena tembak (hit) si pemain harus mengaku. Ini (airsoft gun) aman kok. Kalangan dewasa, sampai anak-anak juga bisa memainkan, asal harus ikut standar keamanan yang ada,” ungkapnya kepada Radar Depok.

Meski mengasyikan, lanjut Petter, olahraga ini harus dulu melewati sarangkaian izin. Peserta harus menyerahkan KTP, lalu bagi yang dibawah umur wajib didampingi. “Unit airsoft gun juga sudah didata oleh pihak kepolisian,” bebernya.

Khusus pemilikan senjata, tambah dia, tentu tak bisa sembarangan. Izinnya ketat. Di wilayah hukum Polda Metro Jaya, senjata yang terdata saat ini ada lebih dari 2000. Senjata yang sudah terdata akan diberi nomor seri.

“Yang pasti kita juga diminta dukungan dari Polri terkait sosialisasi pendataan airsoft gun baik dari kepemilikan maupun penggunaan,” katanya.

Petter menjelaskan, melihat fisik airsoft gun dengan senjata api, secara kasat mata akan sukar dibedakan. Bedanya di bagian moncong senjata. Airsoft gun diberi stiker orange. “Dan kami pakai peluru bulat kecil berbahan plastik enam mili, jadi aman. Arena bermain yang saya miliki yakni Predator Land ini pun sudah mengantongi izin resmi,” tandasnya. (jun)