AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK BELUM PASTI : Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan Margonda Raya, kemarin. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan mengatakan baru mewacanakan adanya penerapan ganjil genap di kawasan jalan protokol itu, sehingga belum ada kajian atau proyeksi untuk menerapkan sistem tersebut.
AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BELUM PASTI : Sejumlah kendaraan melintas di kawasan Jalan Margonda Raya, kemarin. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas Perhubungan mengatakan baru mewacanakan adanya penerapan ganjil genap di kawasan jalan protokol itu, sehingga belum ada kajian atau proyeksi untuk menerapkan sistem tersebut.

DEPOK – Inovasi ganjil genap yang digadang-gadangkan Dinas Perhubungan (Dishub) Depok, ternyata hanya sebatas wacana. Pasalnya, hingga kemarin belum ada kajian dan proyeksi dalam mengurai kemacetan.

Kepala Dishub Depok, Dadang Wihana mengatakan, konsep ganjil genap di Jalan Margonda hanya sebatas wacana, dari berbagai pilihan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi saat akhir pekan. “Itu baru wacana, belum ada kajian atau proyeksi untuk menerapkan sistem ganjil genap,” kata Dadang kepada Haria Radar Depok, kemarin.

Menurutnya, semua kebijakan yang akan dilakukan Dishub Depok harus melalui kajian intensif, dan managemen lalu lintas sampai ditentukan kebijakan apa yang pas untuk diterapkan di Jalan Margonda. “Ganjil genap baru dalam tahap mewacanakan, jadi belum tentu itu akan diterapkan di Jalan Margonda, sehingga warga tidak perlu resah,” kata Dadang.

Karena saat ini Jalan Margonda masih menjadi jalan utama di Kota Depok. Kota Depok belum memiliki jalan pendamping untuk menuju akses ke Timur dan Barat Kota Depok. “Jika saat ini nekat diterapkan dikhawatirkan akan menimbulkan bangkitan lalu lintas di sekitar jalan penunjang di Kota Depok,” beber Dadang.

Sedangkan menurut salah satu warga Depok Timur, Jati Ronggo. Penerapan Sistem Ganjil Genap di Jalan Margonda tidak perlu diterapkan. Depok merupakan kota kecil, Jalan mArgonda juga mnenjadi satu-stunya jalan yang menjadi Jalan Utama di Kota Depok. “Tidak ada fasilitas penunjang seperti tempat parkir yang layak untuk penunjang penerapan system Ganjil Genap di Jalan Margonda,” kata Jati. (cr2)