31.424 Siswa Merebutkan 791 Kursi SIMAK UI

In Metropolis, Pendidikan

 

AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
BERSEMANGAT : Sejumlah siswa berkebutuhan khusus mengikuti ujian Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI) jenjang Sarjana (S1) dalam Kelompok IPS dan IPC di Ruang C 106, Fakultas Hukum UI, Minggu (13/5). SIMAK UI 2018 diikuti 31.424 peserta yang terdiri atas peserta ujian program pendidikan D3 hingga S3.

DEPOK – Universitas Indonesia (UI) Depok, kembali membuka jalur pendaftaran bagi siswa yang hendak melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri, Minggu (13/5). Beres SNMPTN dan SBMPTN, kini giliran Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK UI).

Pelaksanaan SIMAK UI, dilaksanakan secara serentak di 13 kota di Indonesia dengan total 31.424 peserta, yang terdiri atas peserta ujian program pendidikan D3 hingga S3.

“Ujian dilaksanakan dari pukul 7.00 sampai 14.30 WIB, Adapun program studi yang dibuka pada SIMAK UI 2018 bagi lulusan SMA/Sederajat adalah 13 program studi Vokasi (diploma tiga) dan 35 program studi Paralel,” kata Kepala Humas dan KIP Universitas Indonesia, Rifelly Dewi Astuti kepada Harian Radar Depok, kemarin.

Rifelly melanjutkan, adapun masing-masing bangku yang diperebutkan lebih kurang 791 bangku untuk Vokasi dan Sarjana Paralel. “Untuk program pendidikan Vokasi, Akuntansi menjadi peminat terbanyak, sedangkan Program S1 paralel prodi Imu Hukum dan program S2 adalah Magister Manajemen,” lanjut Rifelly.

Pada program pendidikan Vokasi, pendaftar program studi Akuntansi sebanyak 1.310 peserta, sedangkan pendaftar program studi Ilmu Hukum pada Program S1 Paralel sebanyak 5.724 peserta.

Lebih jauh Rifelly mengatakan, SIMAK UI dilksanakan secara serentak di sekolah sekolah yang tersebar di beberapa kota besar di Indonesia, yakni DKI Jakarta (Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat), Depok, Bekasi, Tangerang, Tangerang Selatan, Bogor, Bandung, Jogjakarta, Surabaya, Makasar, Medan, Padang dan Palembang.

“Ini upaya kami dalam pemerataan kesempatan belajar di UI, sehingga siswa atau siapapun yang ingin masuk UI dapat mengikuti seleksi di beberapa lokasi kota terdekat tanpa harus datang ke Kampus UI Depok,” lanjut Rifelly.

SIMAK UI 2018 merupakan penyelenggaraan SIMAK UI yang ke-10 sejak pertama kali dilaksanakan pada 2009. Progam ini merupakan seleksi menjadi mahasiswa UI yang diselenggarakan oleh UI untuk semua program pendidikan dari jenjang Vokasi (Diploma 3), Sarjana (S1) Kelas Paralel, Sarjana Kelas Internasional, Sarjana Kelas Ekstensi, Profesi, Magister, Spesialis, dan Doktoral (S3).

“Melalui SIMAK UI, para calon mahasiswa program Vokasi dan Sarjana diperkenankan memilih lebih dari satu hingga maksimal enam program studi dengan sekali pendaftaran dan ujian,” lanjutnya.

Dijelaskan Rifelly, terkait materi ujian, pada SIMAK UI 2018 bagi Program Pendidikan Vokasi dan Sarjana Kelas Paralel adalah sebagai berikut Kelompok IPA: Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris (Kemampuan Dasar) dan Matematika IPA, Fisika, Kimia dan Biologi (kemampuan IPA). Kelompok IPS: Kemampuan Dasar dan Ekonomi, Sejarah, Geografi, Sosiologi (Kemampuan IPS). Kelompok IPC: kemampuan IPA, kemampuan IPS dan kemampuan Dasar.

“Sedangkan materi soal program pascasarjana dan profesi adalah Pengukuran Kemampuan Akademik (biasa dikenal sebagai TPA) dan Bahasa Inggris,” pungkas Rifelly.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana SIMAK UI 2018, Mila Novita mengatakan hasil ujian SIMAK UI 2018 akan diumumkan pada 6 Juli 2018 mendatang melalui website resmi UI. “Alhamdulillah tahun ini meningkat cukup banyak, tahun lalu total 29.559 peserta, tahun ini 31.424 peserta. terdiri dari S1 IPA 11.138, S1 IPS 12.663, dan IPC 1.350,” kata Mila kepada Radar Depok ditemui di UI.

Mila menuturkan, peningkatan yang cukup drastis ada pada Program pendidikan Vokasi dan program S1 paralel. Jika tahun lalu untuk Vokasi dan S1 Paralel 16.460 peserta, tahun ini 25.158 meningkat hampir 50 persen.

“Padahal, kami hanya menargetkan 19.000 peserta program vokasi dan S1 paralel tapi malah meningkat dari target, cukup keteteran,” katanya.

Sedangkan program pascasarjana, lanjut Mila, pihaknya belum bisa memastikan adanya peningkatan pasalnya setiap tahun ada sebanyak tiga kali ujian. “Ini udah ujian yang kedua, paling banyak biasanya di gelombang pertama Bulan Maret atau gelombang terakhir biasanya di bulan November atau Desember,” lanjutnya.

Namun, lebih jauh Mila mengungkapkan, dilihat dari tahun ke tahun, dan dari gelombang 1 ke 2 untuk program pascasarjana tidak ada peningkatan atau relatif. “Hampir sama jumlah pesertanya tidak ada perubahan yang cukup signifikan. Karena yang signifikan itu di vokasi dan s1 paralel,” ungkapnya.

Tidak ada strategi khusus untuk mempromosikan UI agar tetap diminati. Namun, peran humas menjadi penting dalam mendukung UI terus menjadi unggulan. “Yang berperan disini (promosi) adalah humas, jadi segala informasi berdasarkan satu pintu dari Humas. Jadi pinter-pinternya mereka,” ujar Mila.

Mila menyebut kegiatan humas yang biasa dilakukan misalnya menghadiri undangan ke sekolah-sekolah, roadshow ke daerah daerah yang juga dibantu oleh alumni UI melalui perkumpulan alumni UI daerah masing-masing.

“Jadi tiap tahun suka ngadain acara ke sekolah2. Mungkin dikenalnya juga dari situ juga,” tandasnya. (san)

You may also read!

berita acara bukopin

Pemerintah dan Regulator Menjaga Bukopin Dan Dana Nasabah

Direktur Utama Bank Bukopin, Rivan A. Purwantono.   RADARDEPOK.COM, JAKARTA – Bank Bukopin baru saja selesai melaksanakan

Read More...
acara muharram di pengasinan

Satpol PP Kota Depok Tidak Tahu Ada Dangdutan di Muharram Pengasinan

UNDANG ARTIS : Kegiatan peryaan 10 muharam di Kelurahan Pengasinan.  FOTO : INDRA SIREGAR /

Read More...
acara muharram di pengasinan dibubarkan

Langgar Protokol Kesehatan, Polisi Bubarkan Acara Muharram di Pengasinan

UNDANG ARTIS : Kegiatan peryaan 10 muharam di Kelurahan Pengasinan.  FOTO : INDRA SIREGAR /

Read More...

Mobile Sliding Menu